<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Komputer &#187; Tips Windows Vista</title>
	<atom:link href="http://www.mypc-spot.com/category/tips-windows-vista/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mypc-spot.com</link>
	<description>Artikel Komputer Terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 13:02:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.4</generator>
		<item>
		<title>Menambahkan Menu Uninstall Pada Konteks Menu Windows</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2011/07/menambahkan-menu-uninstall-pada-konteks-menu-windows.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2011/07/menambahkan-menu-uninstall-pada-konteks-menu-windows.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2011 23:45:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Add/Remove Program]]></category>
		<category><![CDATA[Menu Uninstaller]]></category>
		<category><![CDATA[Uninstall Program]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=2883</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Anda tidak cukup puas atau tidak suka dengan sebuah software, Anda terkadang akan melakukan uninstall//menghapus program tersebut dari system Windows. Untuk melakukan unistall program di Windows 7 atau Vista biasanya Anda akan mengakses Control Panel » Programs and Features (Add/Remove Programs ada Windows XP). Kemudian memilih program yang akan di-uninstall dan klik tombol uninstall. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Anda tidak cukup puas atau tidak suka dengan sebuah software, Anda terkadang akan melakukan <a title="Menghilangkan Program dari Daftar Add/Remove Programs" href="http://www.mypc-spot.com/2009/09/menghilangkan-program-dari-daftar.html" target="_blank">uninstall//menghapus program</a> tersebut dari system Windows. Untuk melakukan unistall program di Windows 7 atau Vista biasanya Anda akan mengakses Control Panel » Programs and Features (Add/Remove Programs ada Windows XP). Kemudian memilih program yang akan di-uninstall dan klik tombol uninstall. Jika Anda merasa langkah-langkah uninstall program tersebut cukup panjang dan ingin mempersingkatnya, ada sebuah cara untuk melakukankkannya. Anda bisa menggunakan sebuah program yang bernama <strong>Menu Uninstaller</strong>.<span id="more-2883"></span></p>
<p>Menu Uninstaller adalah program yang akan menambahkan menu <strong>Uninstall</strong> ketika Anda melakukan klik kanan pada setiap shortcut program, baik shortcut yang berada di desktop, Start Menu, Quick Launch ataupun di lokasi manapun di Windows Explorer. Hal ini tentu saja akan memudahkan dan mempersingkat langkah dalam melakukan uninstall sebuah program.</p>
<p><strong>Cara Menggunakan Menu Uninstaller</strong><br />
Cara menggunakan Menu Uninstaller cukup mudah. Dengan hanya beberapa langkah saja, Anda sudah melakukan uninstall terhadap sebuah program. Berikut langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Klik kanan pada shortcut sebuah program yang akan di-uninstall, lalu pilih <strong>Uninstall</strong></li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2011/07/Menu-Uninstaller.gif" alt="Menu Uninstaller" title="Menu Uninstaller" width="275" height="275" class="aligncenter size-full wp-image-2888" /></p>
<li>Selanjutnya akan muncul jendela konfirmasi proses uninstall dari Menu Uninstaller. Klik tombol <strong>YES</strong> pada jendela tersebut.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2011/07/Uninstall-Confirmation.gif" alt="Uninstall Confirmation" title="Uninstall Confirmation" width="400" height="115" class="aligncenter size-full wp-image-2889" /></p>
<li>Kemudian, Mune Uninstaller akan mencari file uninstaller dari program yang akan dihapus.</li>
<li>Jika file Unistaller tersebut di temukan, maka akan muncul jendela konfirmasi lagi. Klik YES pada jendela tersebut. Maka proses uninstall akan dimulai. Tunggu hingga proses tersebut selesai.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2011/07/Uninstall-Confirmation-2.gif" alt="Uninstall Confirmation" title="Uninstall Confirmation" width="400" height="141" class="aligncenter size-full wp-image-2890" /></p>
<li>Kini program telah dihapus dari komputer Anda.</li>
</ol>
<p>Cukup mudah bukan? Jika Anda tertarik untuk menggunakan Menu Uninstaller pada system Windows Anda untuk <a href="http://www.mypc-spot.com/2011/07/menambahkan-menu-uninstall-pada-konteks-menu-windows.html" title="mempersingkat langkah-langkah uninstall program">mempersingkat langkah-langkah uninstall program</a>, silahkan download Menu Uninstaller melalui link dibawah ini.</p>
<p><a href="http://www.softpedia.com/progDownload/Menu-Uninstaller-Download-188034.html" title="Download Menu Uninstaller" target="_blank" rel="nofollow"><strong>Download Menu Uninstaller</strong></a> via Softpedia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2011/07/menambahkan-menu-uninstall-pada-konteks-menu-windows.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Login Otomatis di Windows 7 dan Vista tanpa Memasukkan Password</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 23:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Login Otomatis]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1995</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang Anda ketahui, jika Anda melindungi user account Anda dengan sebuah password maka setiap akan login ke Windows Anda mesti mengklik username dan memasukkan password user. Dari segi keamanan hal ini memang sangat perlu untuk mejaga agar orang lain tidak bisa masuk ke user account Windows Anda secara sembarangan. Namun, ketika melakukan instalasi program [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang Anda ketahui, jika Anda melindungi user account Anda dengan sebuah password maka setiap akan login ke Windows Anda mesti mengklik username dan memasukkan password user. Dari segi keamanan hal ini memang sangat perlu untuk mejaga agar orang lain tidak bisa masuk ke user account Windows Anda secara sembarangan. Namun, ketika melakukan instalasi program baru atau mengubah setting, beberapa diantaranya membutuhkan restart komputer. Untuk login kembali ke Windows, Anda mesti melakukan hal yang sama lagi, yaitu mengklik username dan memasukkan password. Jika Anda bosan melakukan hal tersebut setiap hari, ada sebuah cara agar Anda tidak perlu lagi mengklik username dan memasukkan password untuk login ke Windows. Dengan kata lain, ada sebuah cara agar bisa <a href="http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html" title="login otomatis di Windows tanpa memasukkan password">login otomatis di Windows tanpa memasukkan password</a>.<span id="more-1995"></span></p>
<p>Tips ini bisa Anda gunakan pada Windows 7 dan Windows Vista. Caranya pun cukup mudah. Namun, saya ingatkan jika data pasa user account Anda merupakan data penting dan bersifat rahasia, saya sarankan jangan melakukan trik ini. Jika orang lain menggunakan komputer tersebut, makan dia akan seara otomatis login ke user account Anda tanpa perlu memasukkan password. Jika Anda yakin untuk melakukan trik ini, silahkan ikuti langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Klik <em>Start &raquo; Run</em>. Ketik <strong>netplwiz</strong> dan tekan Enter untuk membuka jendela <em>Advanced User Accounts</em></li>
<li>Jika cara tadi tidak berhasil, Anda bisa mengetik <strong>control userpasswords2</strong> pada jendela Run dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela, <em>Advanced User Accounts</em>, hilangkan tanda cek (rumput) pada opsi yang bertuliskan <strong>Users must enter a user name and password to use this computer</strong>.</li>
<div id="attachment_2034" class="wp-caption aligncenter" style="width: 286px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/User-Account.gif" target="_blank"><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/User-Account-276x300.gif" alt="Advanced User Account" title="Advanced User Account" width="276" height="300" class="size-medium wp-image-2034" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
<li>Klik tombol OK untuk menyimpan pengaturan.</li>
<li>Setelah Anda mengklik tombol OK tadi, sebuah jendela akan muncul yang meminta Anda memasukkan password. Masukkan password yang tepat dan klik OK. Jika Anda tidak menggunakan password pada user Anda, kosongkan saja input password.</li>
<p><div id="attachment_2035" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Masukkan-Password.gif" target="_blank"><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Masukkan-Password-300x165.gif" alt="Masukkan Password" title="Masukkan Password" width="300" height="165" class="size-medium wp-image-2035" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
</ol>
<p>Semua pengaturan telah selesai. Kini ketika Anda menghidupkan atau merestart komputer, Anda bisa login secara otomatis ke Windows tanpa perlu memasukkan password.</p>
<p>Untuk mengembalikan setting seperti semula atau agar setiap Anda login harus memilih username dan memasukkan password, Anda tinggal ikuti langkah-langkah di atas. Pada jendela <em>Advanced User Accounts</em>, berikan tanda cek (rumput) kembali pada opsi <strong>Users must enter a user name and password to use this computer</strong>.</p>
<p>Sekian tips cara login otomatis di Windows 7 dan Vista tanpa perlu memasukkan password. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
<p><strong>Update (24 Agustus 2010):</strong><br />
Tips ini bisa juga digunakan pada Windows XP. Namun untuk membuka A<em>dvanced User Account</em> gunakan langkah ke-2 yaitu ketik perintah <strong>control userpasswords2</strong> pada jendela Run dan tekan Enter.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghilangkan Kata &#8220;Shortcut&#8221; Ketika Membuat Shortcut</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/menghilangkan-kata-shortcut-ketika-membuat-shortcut.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/menghilangkan-kata-shortcut-ketika-membuat-shortcut.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 02:01:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Shortcut]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1997</guid>
		<description><![CDATA[Untuk lebih mudah mengakses sebuah file, folder ataupun aplikasi di Windows, biasanya Anda akan membuat sebuah shortcut ke file, folder atau aplikasi tersebut. Cara membuat shoftcut, saya rasa sebagain besar atau bahkan semua pengguna komputer sudah bisa. Anda tinggal melakukan klik kanan pada file atau folder, kemudian memilih menu Create Shortcut. Biasanya shotcut ditandai icon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2002" style="margin: 5px;" title="Shortcut" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Shortcut-Icon.gif" alt="Shortcut" width="100" height="100" />Untuk lebih mudah mengakses sebuah file, folder ataupun aplikasi di Windows, biasanya Anda akan membuat sebuah shortcut ke file, folder atau aplikasi tersebut. Cara membuat shoftcut, saya rasa sebagain besar atau bahkan semua pengguna komputer sudah bisa. Anda tinggal melakukan klik kanan pada file atau folder, kemudian memilih menu <em>Create Shortcut</em>. Biasanya shotcut ditandai icon berisi tanda panah dan kata &#8220;Shotucut&#8221; dibelakangnya (Windows 7 dan Vista) atau &#8220;Shortcut to&#8221; di depannya (Windows XP). Agar kelihatan lebih rapi dan bagus biasanya saya sendiri menghapus kata &#8220;shortcut&#8221; tadi. Mungkin Anda juga melakukannya. Namun, kadang-kadang saya sedikit bosan melakukan hal ini. Setiap membuat shortcut, saya harus melakukan <em>rename</em> untuk menghilangkan kata &#8220;shortcut&#8221;. Mungkin Anda juga merasa seperti itu. Lalu bagaimana solusinya agar ketika kita membuat shortcut, Windows tidak menambahkan imbuhan kata &#8220;shortcut&#8221;?<span id="more-1997"></span></p>
<p>Ada sebuah cara menghilangkan kata &#8220;shortcut&#8221; ketika membuat shortcut secara otomatis. Trik ini bisa Anda lakukan dengan melakukan sedikit perubahan pada salah satu <em>value</em> di registry. Tidak usah khawatir. Tips ini aman untuk system Anda. Namun, saya sarankan Anda membuat sebuah backup dari value tersebut registry atau <a title="Cara membuat system restore point di WIndows 7 dan Vista" href="http://www.mypc-spot.com/2010/07/cara-membuat-system-restore-point-di-windows-7-dan-vista.html" target="_blank">membuat restore point</a> sebelum melakukan perubahan.</p>
<p>Jika Anda sudah membuat sebuah backup value registry tadi atau membuat sebuah restore point, berikut cara menghilangkan imbuhan &#8220;shortcut&#8221; ketika membuat shortcut di Windows XP, Vista dan Windows 7:</p>
<ol>
<li>Buka Registy Editor dengan mengklik <em>Start » Run</em>. Ketik &#8220;regedit&#8221; (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela Registry Editor, buka key <strong>HKEY_CURRENT_USER\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer</strong>. Selanjutnya, pada jendela value editor di sisi kanan, klik dua kali value <strong>link</strong> untuk mengubah nilainya.</li>
<div id="attachment_2000" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Link-Value.gif"><img class="size-medium wp-image-2000" title="Link Value" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Link-Value-300x216.gif" alt="Link Value" width="300" height="216" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
<li>Di jendela <em>Edit Binary Value</em>, ubah nilainya menjadi <strong>00 00 00 00</strong>. Kemudian klik OK untuk menyimpannya.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2001" title="Edit Binary Value" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Edit-Binary-Value.gif" alt="Edit Binary Value" width="300" height="262" /></p>
<li>Tutup jendela Registry Editor dan restart komputer.</li>
</ol>
<p>Setelah komputer restart dan Anda login kembali ke Windows, cobalah membuat sebuah shortcut dari sebuah file dengan mengklik kanan file tersebut dan pilih <em>Create Shortcut</em>. Apakah imbuhan &#8220;Shortcut&#8221; (Windows 7 dan Vista) atau awalan &#8220;Shotcut to&#8221; (Windows XP) masih muncul? Jika belum coba ulangi langkah-langkah di atas. Pastikan Anda mengubah value binary menjadi <strong>00 00 00 00</strong> seperti pada gambar.</p>
<p>Jika Anda ingin mengembalikannya seperti semula, Anda tinggal ikuti lagi langkah-langkah tadi. Namun, pada jendela Edit Binary Value ubah nilai menjadi <strong>1E 00 00 00</strong> untuk Windows 7/Vista dan <strong>16 00 00 00</strong> untuk Windows XP. Namun, jika Anda malas untuk melakukan editing registry, Anda bisa mendownload file registration entries yang sudah saya buatkan yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>RemoveShotcut-Win7.reg</strong> untuk menghilangkan kata shortcut di Windows 7 dan Vista</li>
<li><strong>RestoreShotcut-Win7.reg</strong> untuk mengembalikannya seperti semula</li>
<li><strong>RemoveShotcut-WinXP.reg</strong>untuk menghilangkan kata shortcut di Windows XP</li>
<li><strong>RestoreShotcut-WinXP.reg</strong> untuk mengembalikannya seperti semula.</li>
</ol>
<p>Keempat file tadi telah saya kemas dalam 2 file .zip dan bisa Anda download melalui link di akhir artikel.</p>
<p>Sekian cara menghilangkan kata &#8220;Shortcut&#8221; ketika membuat shortcut di Windows. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.<br />
<a title="Download File Registration Entry Windows 7 dan Vista" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/download/11230450/RemoveShotcutSuffix-Win7.zip.html" target="_blank"><strong>Download File Registration Entry Windows 7 dan Vista</strong></a><br />
<a title="Download File Registration Entry Windows XP" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/download/11230451/RemoveShotcutPrefix-WinXP.zip.html" target="_blank"><strong>Download File Registration Entry Windows XP</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/menghilangkan-kata-shortcut-ketika-membuat-shortcut.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mematikan Automatic Update di Windows Vista</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-vista.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-vista.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 23:29:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Automatic Update]]></category>
		<category><![CDATA[Menonaktifkan Automatic Update]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1928</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya telah membahas cara mematikan automatic update di Windows 7, hari ini saatnya saya juga akan membahas mengenai fitur otomatis update Windows yaitu cara mematikan Automatic Update di Windows Vista. Pada windows 7, Anda mempunyai beberapa pilihan pengaturan automatic update yaitu mematikannya secara penuh ataupun sebagain. Di Windows Vista pun sama. Anda juga mempunyai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin saya telah membahas cara mematikan automatic update di Windows 7, hari ini saatnya saya juga akan membahas mengenai fitur otomatis update Windows yaitu cara mematikan Automatic Update di Windows Vista. Pada windows 7, Anda mempunyai beberapa pilihan pengaturan automatic update yaitu mematikannya secara penuh ataupun sebagain. Di Windows Vista pun sama. Anda juga mempunyai beberapa pilihan pengaturan automatic update seperti di Windows 7.<span id="more-1928"></span></p>
<p>Sebenarnya, cara menonaktifkan fitur update otomatis di Windows Vista hampir sama dengan langkah-langkah menonaktifkan Automatic Update di Windows 7. Perbedaanya hanya sedikit saja. Untuk lebih jelasnya, berikut cara mematikan automatic update di Windows Vista:</p>
<ol>
<li>Buka jendela Windows Update dengan mengklik <em>Start » All Programs » Automatic Update</em>.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1949" title="Start Menu - Windows Update" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Start-Menu-Windows-Update.gif" alt="Start Menu - Windows Update" width="266" height="375" /></p>
<li>Pada jendela Windows Update, klik <em>Change Settings</em> disebelah kiri jendela.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1953" title="Menu Setting Windows Update" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Menu-Setting-Windows-Update.gif" alt="Menu Setting Windows Update" width="191" height="105" /></p>
<li>Di jendela setting Windows Update, terdapat beberapa pilihan pengaturan berupa radio button. Fungsi dari masing-masing opsi tersebut hampir sama dengan di Windows 7, yaitu:
<ul>
<li><strong>Install update automatically (recommended)</strong>. Pilihan ini akan mengatur Windows agar mendownload dan menginstall update secara otomatis. Dengan kata lain, jika Anda memilih opsi ini maka Automatic Update masih tetap aktif. Jadi karena tujuan kita adalah mematikan Automatic Update, maka pilih ini tidak usah Anda pilih.</li>
<li><strong>Download update but let me choose whether to install them</strong>. Opsi ini akan mengatur Windows agar mendownload update secara otomatis, <strong>namun tidak akan menginstallnya secara otomatis</strong>. Anda bisa saja menginstall update tersebut ataupun tidak.</li>
<li><strong>Check for update but let me choose whether to download and install them</strong>. Opsi ini akan mengatur Windows agar hanya memeriksa update, namun tidak mendownload dan menginstall update tersebut. Jadi Anda hanya akan mendapat notifikasi tentang update yang ada. Anda bisa mendownload ataupun menginstallnya sesuai dengan keinginan Anda.</li>
<li><strong>Never check for update (not recommended)</strong>. Opsi ini akan mematikan Automatic Update secara penuh. Windows tidak akan memeriksa update yang ada ataupun mendownload dan menginstall update tersebut.</li>
</ul>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1927" title="Setting Automatic Update di Vista" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Setting-Automatic-Update-Vista.gif" alt="Setting Automatic Update di Vista" width="452" height="166" /><br />
Silahkan Anda pilih salah satu opsi yang ada anatar opsi 2, 3, dan 4 sesuai dengan selera Anda. Namun, seperti yang saya tulis pada cara menonaktifkan Automatic Update di Windows 7, saya memilih opsi yang ke-3 Check for update but let me choose whether to download and install them. Karena opsi ini memberikan informasi kepada saya tentang update dari Microsoft. Namun, saya bisa menentukan sendiri anatara mendownload dan melakukan update atau tidak melakukan update sama sekali. Apabila ada sebuah update terbaru, maka Windows Update akan memberikan notifikasi pada try icon dan bila jendela Windows Update terbuka akan terlihat, jumlah dan ukuran file update yang mesti di download dan di install.</li>
<li>Di bawah opsi tadi, ada sebuah check box yang bertuliskan <em>Include recommended updates when downloading, installing or notifying about updates</em>. Opsi ini apabila Anda berikan tanda cek (rumput), maka Anda akan diberikan update yang direkomendasikan oleh microsoft. Opsi ini hanya berguna jika Anda memilih opsi 1, 2 atau 3 pada langkah ke-3 tadi.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1950" title="Recommended Updates Check Box" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Recomended-Updates-Check-Box.gif" alt="Recommended Updates Check Box" width="450" height="42" /></p>
<li>Jika semua pengaturan sudah selesai, klik tombol OK yang ada dibawah jendela Windows Update ini untuk menyimpan pengaturan.</li>
</ol>
<p>Semuanya telah selesai. Kini Windows Vista Anda tidak akan melakukan update secara otomatis (tergantung setting pada langkah ke-4). Jika Anda ingin mengaktifkan Automatic Update lagi. Lakukan langkah-langkah yang sama. Namun, pada langkah ke-3, pilih opsi <strong>Install update automatically (recommended)</strong>.</p>
<p>Samapi disini tutorial cara menonaktifkan automatic update pada Windows Vista. Pada artikel berikutnya saya akan membahas cara mematikan automatic update pada Windows XP. Selamat mencoba dan semoga berhasil!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-vista.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mematikan AutoPlay pada Windows 7 dan Vista</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-autoplay-pada-windows-7-dan-vista.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-autoplay-pada-windows-7-dan-vista.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 23:26:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[AutoPlay]]></category>
		<category><![CDATA[AutoPlay Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Mematikan AutoPlay]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1880</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya sudah memberikan tutorial cara mematikan fitur AutoPlay pada Windows XP, hari ini saya akan memberikan tutorial cara mematikan AutoPlay pada Windows 7 dan Vista. Kenapa tutorial ini saya jadikan dua artikel yang berbeda? Hal ini disebabkan karena cara mematikan fitur Autoplay pada Windows 7 dan Vista sedikit berbeda dengan di Windows XP. Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin saya sudah memberikan tutorial <a title="cara mematikan fitur AutoPlay pada Windows XP" href="http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-autoplay-pada-windows-xp.html" target="_blank">cara mematikan fitur AutoPlay pada Windows XP</a>, hari ini saya akan memberikan tutorial cara mematikan AutoPlay pada Windows 7 dan Vista. Kenapa tutorial ini saya jadikan dua artikel yang berbeda? Hal ini disebabkan karena cara mematikan fitur Autoplay pada Windows 7 dan Vista sedikit berbeda dengan di Windows XP. Jika di Windows XP saya hanya memberikan 1 (satu) cara saja. Sedangkan di Windows 7 dan Vista ada 2 (dua) cara menonaktifkan AutoPlay yaitu melalui Group Policy Editor dan setting AutoPlay di Control Panel. Untuk lebih singkatnya, langsung saja saya bahas cara mematikan AutoPlay di Windows 7 maupun Windows Vista. Langkah-langkah di Windows 7 ini bisa juga Anda terapkan di Windows Vista.<span id="more-1880"></span></p>
<p><strong>Cara Mematikan AutoPlay melalui Group Policy Editor</strong><br />
Bagi Anda pengguna Windows 7 ataupun Windows Vista selain versi Home Premium bisa menggunakan cara ini. Kenapa versi Home Premium tidak bisa? Karena di Windows 7 dan Vista versi Home tidak ada fitur Group Policy Editor (gpedit.msc). Bagi Anda pengguna versi Windows 7 dan Vista Home Premium bisa menggunakan cara kedua yaitu Cara Mematikan AutoPlay melalui Control Panel. Berikut cara menonaktifkan AutoPlay pada Windows 7 dan Vista melalui Group Policy Editor:</p>
<ol>
<li>Klik Start » Run. Ketik &#8220;gpedit.msc&#8221; (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor</li>
<li>Pada jendela Group Policy Editor, pada tree view di sisi kiri, klik <em>User Configuration » Administrative Templates » Windows Components » AutoPlay Policies</em>.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1881" title="Group Policy Tree" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Group-Policy-Tree1.gif" alt="Group Policy Tree" width="221" height="247" /></p>
<li>Selanjutnya, pada jendela setting sebelah kanan, klik dua kali item <em>Turn Off AutoPlay</em> untuk membuka pengaturan AutoPlay.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1882" title="Turn Off AutoPlay Item" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Turn-Off-AutoPlay-Item.gif" alt="Turn Off AutoPlay Item" width="240" height="98" /></p>
<li>Pada jendela <em>AutoPlay Properties</em>, berikan tanda pada opsi <em>Enabled</em>, kemudian pada pilihan <em>Turn off Autopaly on</em> anda bisa memilih antara <em>CD-ROM Drives and removable media drives</em> atau <em>All Drives</em>. Jika Anda memilih opsi <em>CD-ROM Drives and removable media drives</em> maka fitur AutoPlay hanya dimatikan pada CD/DVD dan removable drive saja. Sedangkan jika Anda memilih opsi <em>All Drives</em> maka fitur autoplay pada semua drive seperti harddisk, CD/DVD dan removable drive akan dimatikan.</li>
<div id="attachment_1884" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Turn-Off-AutoPlay-Option.gif"><img class="size-medium wp-image-1884" title="Turn Off AutoPlay Option" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Turn-Off-AutoPlay-Option-300x275.gif" alt="Turn Off AutoPlay Option" width="300" height="275" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
<li>Terakhir klik tombol OK untuk menyimpan pengaturan dan menutup jendela <em>Turn AutoPlay Properties</em>.</li>
</ol>
<p><strong>Cara Mematikan AutoPlay melalui Control Panel</strong><br />
Seperti yang saya katakan diatas, pada Windows 7 muapun Vista Home Premium tidak terdapat fitur Group Policy Editor. Maka untuk mematikan fitur AutoPlay pada Windows 7 dan Vista Anda bisa melakukannya melalui control panel. Cara ini bisa juga digunakan pada Windows 7 maupun Vista yang bukan versi Home. Berikut langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Buka Control Panel dan klik <em>Hardware and Sound</em>.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1885" title="Control Panel - Hardware and Sound" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Control-Panel-Hardware-and-Sound.gif" alt="Control Panel - Hardware and Sound" width="281" height="67" /></p>
<li>Pada jendela berikutnya, klik <em>AutoPlay</em> untuk membuka jendela pengaturan AutoPlay.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1886" title="Control Panel - AutoPlay" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Control-Panel-AutoPlay.gif" alt="Control Panel - AutoPlay" width="312" height="67" /></p>
<li>Selanjutnya, pada jendela pengaturan AutoPlay, hilangkan tanda cek (rumput) pada <em>Use AutoPlay for all media and devices</em> yang terletak dibagian atas jendela.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1887" title="Use AutoPlay CheckBox" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Use-AutoPlay-CheckBox.gif" alt="Use AutoPlay CheckBox" width="250" height="83" /></p>
<li>Terakhir, klik tombol Save yang berada di bagian bawah jendela pengaturan AutoPlay tadi untuk menyimpan pengaturan.</li>
</ol>
<p>Dengan melakukan pengaturan tadi, maka AutoPlay akan di nonaktifkan pada semua drive baik itu CD/DVD dan removable drive lainnya.</p>
<p>Sekian tutorial cara mematikan fitur AutoPlay pada Windows 7 dan Vista. Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-autoplay-pada-windows-7-dan-vista.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menampilkan Recycle Bin di My Computer Windows 7 dan Vista</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/07/menampilkan-recycle-bin-di-my-computer-windows-7-dan-vista.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/07/menampilkan-recycle-bin-di-my-computer-windows-7-dan-vista.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 23:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Recycle Bin]]></category>
		<category><![CDATA[Recycle Bin di My Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1301</guid>
		<description><![CDATA[Tips dan trik mengenai recycle bin telah banyak saya bahas pada blog ini, diantaranya Menempatkan Recycle Bin di Taskbar Windows 7 atau Mengubah Nama Recycle Bin. Selengkapnya bisa Anda lihat baca di tips dan trik recycle bin lainnya. Namun, apakah Anda sudah pernah mencoba menampilkan recycle bin di jendela My Computer? Mungkin Anda bertanya, Recycle [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1309" title="Recycle Bin" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Recycle-Bin.gif" alt="Recycle Bin" width="56" height="56" />Tips dan trik mengenai recycle bin telah banyak saya bahas pada blog ini, diantaranya <a title="Menempatkan Recycle Bin  di Taskbar Windows 7" href="http://www.mypc-spot.com/2009/09/menempatkan-recycle-bin-di-taskbar.html" target="_blank">Menempatkan Recycle Bin  di Taskbar Windows 7</a> atau <a title="Mengubah Nama Recycle Bin" href="http://www.mypc-spot.com/2009/09/merubah-nama-recycle-bin.html" target="_blank">Mengubah Nama Recycle Bin</a>. Selengkapnya bisa Anda lihat baca di <a title="tips dan trik recycle bin" href="http://www.mypc-spot.com/tag/recycle-bin" target="_blank">tips dan trik recycle bin</a> lainnya. Namun, apakah Anda sudah pernah mencoba menampilkan recycle bin di jendela My Computer? Mungkin Anda bertanya, Recycle Bin kan memang sudah terlihat ketika membuka jendela My Computer? Benar. Namun, recycle hanya terlihat pada Navigation Pane di sisi kiri jendela My Computer. Namun, pada tip skali ini saya akan membahas cara menempakan recycle bin di sisi jendela sebelah kanan My Computer. Tepatnya di bawah icon-icon drive yang ada di komputer Anda. Contohnya bisa Anda lihat pada gambar berikut:<span id="more-1301"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1302" title="Recycle Bin di My Computer" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Recycle-Bin-di-My-Computer.gif" alt="Recycle Bin di My Computer" width="400" height="314" /><br />
Bagaimana caranya? Nah pada artikel komputer kali ini, saya ingin menambahkan satu lagi koleksi tips dan trik tentang recycle bin, yaitu cara menampilkan recycle bin di jendela My Computer. Sayang tips ini hany abisa diterapkan pada Windows 7 dan Windows Vista. Untuk Windows XP, saya belum menemukan caranya. Langsung saja saya berikan langkah-langkah memunculkan Recycle Bin di My Computer:</p>
<ol>
<li>Klik Start » Run. Ketik &#8220;regedit&#8221; (tanpa tanda kutip) untuk membuka Registry Editor.</li>
<li>Pada jendela Registry Editor, silahkan menuju ke path:<br />
<strong>HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer\\MyComputer\\NameSpace</strong></li>
<li>Buatlah sebuah key baru pada path tersebut dengan mengklik kanan key NameSpace, pilih New » Key.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1307" title="Buat Key Baru" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Buat-Key-Baru.gif" alt="Buat Key Baru" width="400" height="333" /></p>
<li>Selanjutnya beri nama key baru tersebut dengan:<br />
<strong>{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}</strong></li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1308" title="Beri Nama Key" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Beri-Nama.gif" alt="Beri Nama Key" width="400" height="333" /></ol>
<p>Semuanya telah selesai. Kini coba buka My Computer. Sebuah icon Recycle Bin muncul di bawah icon-icon drive komputer Anda.</p>
<p>Sekian trik menampilkan Recycle Bin di My Computer Windows 7 dan Vista. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba! <strong>Ingat untuk melakukan backup terhadap resitry sebelum melakukan perubahan!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/07/menampilkan-recycle-bin-di-my-computer-windows-7-dan-vista.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat System Restore Point di Windows 7 dan Vista</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/07/cara-membuat-system-restore-point-di-windows-7-dan-vista.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/07/cara-membuat-system-restore-point-di-windows-7-dan-vista.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 23:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat System Restore Point]]></category>
		<category><![CDATA[Recovery Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[System Restore]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1292</guid>
		<description><![CDATA[Membuat sebuah system restore point pada Windows, merupakan sebuah hal yang penting bagi Anda. Dengan membuat sebuah system restore point, Anda dapat mengembalikan (me-restore) kondisi Windows Anda ketika restore point tersebut dibuat. Sebagai contoh, mislakan Anda menginstall sebuah program baru pada komputer. Ketika selesai menginstall program tersebut, komputer mengalami crash atau tidak berjalan seperti biasanya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1297" style="margin: 5px 5px 0 0;" title="System Restore Windows 7" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/System-Restore-Windows-7.png" alt="System Restore Windows 7" width="100" height="100" />Membuat sebuah system restore point pada Windows, merupakan sebuah hal yang penting bagi Anda. Dengan membuat sebuah system restore point, Anda dapat mengembalikan (me-restore) kondisi Windows Anda ketika restore point tersebut dibuat. Sebagai contoh, mislakan Anda menginstall sebuah program baru pada komputer. Ketika selesai menginstall program tersebut, komputer mengalami crash atau tidak berjalan seperti biasanya. Apabila kebetulan Anda membuat sebuah system restore point sebelum menginstall program terebut, maka Anda dapat mengembalikan keadaan Windows Anda sebelum menginstall program terebut. Oleh karena penting sebuah system restore point, saya sarankan Anda selalu melakukannya sebelum melakukan perubahan atau menginstall program baru pada komputer Anda. <span id="more-1292"></span></p>
<p>Bagaimana cara membuat sebuah system restore point di Windows? Pada artikel komputer kali ini, saya akan membahas langkah-langkah membuat system restore point pada Windows 7 dan Vista. Mungkin cara membuat sebuah system restore point di Windows XP, banyak dari Anda yang sudah mengerti. Untuk lebih singkatnya, berikut langkah-langkah membuat system restore point pada Windows 7 ataupun Windows Vista:</p>
<ol>
<li>Klik kanan pada icon My Computer di dektop dan pilih menu Properties untuk membuka jendela System pada Control Panel. Anda juga bisa menggunakan shortcut <code>Windows+Pause/Break</code> untuk membuka jendela System</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1293" title="Menu Properties" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Menu-Properties.png" alt="Menu Properties" width="320" height="282" /></p>
<li>Disebelah kiri jendela System, klik menu <em>System Protection</em> untuk membukan jendela <em>System Properties</em> Windows 7 atau Vista.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1294" title="Menu System Protection" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Menu-System-Protection.png" alt="Menu System Protection" width="214" height="197" /></p>
<li>Pada jendela System Properties, pilih drive yang akan Anda buat system restore point-nya dan klik tombol <em>Create</em>.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1295" title="Buat System Restore Point" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Buat-System-Restore-Point.png" alt="Buat System Restore Point" width="420" height="465" /></p>
<li>Selanjutnya akan muncul sebuah jendela yang meminta Anda untuk memberikan nama atau keterangan bagi restore point yang Anda buat. Berikan nama sesuai dengan yang Anda inginkan atau mudah dimengerti dan klik tombol <em>Create</em>.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1296" title="Nama Restore Point" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/07/Nama-Restore-Point.png" alt="Nama Restore Point" width="420" height="228" /></p>
<li>Proses pembuatan restore point akan dimulai. Tunggu hingga proses ini selesai dengan ditandai sebuah Message Box muncul dan memberitahukan jika proses telah selesai.</li>
</ol>
<p>Sekian cara membuat system restore point pada Windows 7 dan Vista. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/07/cara-membuat-system-restore-point-di-windows-7-dan-vista.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengganti Icon Flashdisk atau Removable Drive</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengganti-icon-flashdisk-atau-removable-drive.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengganti-icon-flashdisk-atau-removable-drive.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 23:29:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Icon Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Mengganti Icon Removable Drive]]></category>
		<category><![CDATA[Mengubah Icon Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1251</guid>
		<description><![CDATA[Secara default, Windows akan memberikan icon yang berbeda pada file, folder, dan drive. Hal ini bertujuan agar pengguna lebih mudah mengenali dan membedakan anatar sebuah file, folder dan drive. Mungkin sebagian dari Anda sedikit bosan dengan tampilan icon dari Windows Anda. Ingin rasanya mengubah icon-icon tersebut dengan icon yang berbeda dari icondefault Windows. Cara mengganti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1256" style="padding: 0 5px 0 0;" title="Mengganti Icon Flashdisk" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Mengganti-Icon-Flashdisk.png" alt="Mengganti Icon Flashdisk" width="52" height="52" />Secara default, Windows akan memberikan icon yang berbeda pada file, folder, dan drive. Hal ini bertujuan agar pengguna lebih mudah mengenali dan membedakan anatar sebuah file, folder dan drive. Mungkin sebagian dari Anda sedikit bosan dengan tampilan icon dari Windows Anda. Ingin rasanya mengubah icon-icon tersebut dengan icon yang berbeda dari icondefault Windows. Cara mengganti icon Windows sudah pernah saya bahas pada artikel komputer beberapa bulan yang lau. Tepatnya pada artikel <a href="http://www.mypc-spot.com/2009/10/ganti-icon-windows-dengan-icon-tweaker.html">Cara Mengganti Icon Windows dengan IconTweaker</a>. Dengan IconTweaker Anda dapat mengganti semua icon-icon Windows mulai dari file, folder, dan drive.<span id="more-1251"></span></p>
<p>Dengan IconTwekaer, Anda juga mampu mengganti icon dari sebuah flashdisk. Namun, ketika flashdisk atau removable drive tersebut dipindahkan atau di pasang pada komputer lain, icon dari flashdisk tersebut akan kembali ke icon default (sesuai dengan icon pada Windows pada komputer yang dipasang). Lalu bagaimana cara mengubah icon flashdisk agar ketika dipasang pada komputer lain (dengan os Windows), icon flashdisk tersebut tidak berubah lagi?</p>
<p>Ada sebuah trik untuk melakukannya. Trik yang akan saya gunakan adalah dengan menggunakan sebuah file autorun atau yang biasa dikenal dengan nama autorun.inf. Sebelum Anda membuat file autorun.inf ini, Anda perlu menyiapkan sebuah file icon yang akan digunakan sebagai icon dari flashdisk Anda. Biasanya file tersebut bekstensi <strong>.ico</strong>. Jika Anda sudah mempunyai sebuah file icon, ikuti langkah-langkah berikut untuk mengganti icon flashdisk:</p>
<ol>
<li>Buka Notepad dengan mengklik Start » Run. Ketik &#8220;notepad&#8221; (tanpa tanda petik) dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela notepad, ketik kode berikut:<br />
<blockquote><p>[autorun]<br />
icon=namafileicon.ico</p></blockquote>
<p>Sebagai contoh, file icon yang saya gunakan sebgaia icon flashdisk bernama <strong>iconUSB.ico</strong>, maka kode yang saya ketik adalah:</p>
<blockquote><p>[autorun]<br />
icon=iconUSB.ico</p></blockquote>
</li>
<li>Setalah itu, simpan dengan nama file <strong>autorun.inf</strong>. Caranya, klik menu File » Save As. Pada jendela Save As beri nama file &#8220;autorun.inf&#8221; (tanpa tanda kutip) dan pilih All Files (*.*) pada File Types. Terakhir klik save.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1254" title="Save As" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Save-As.png" alt="Save As" width="465" height="334" /></p>
<li>Selanjutnya, letakkan file icon yang Anda gunakan pada flashdisk atau removable drive Anda.</li>
</ol>
<p>Sekarang coba cabut flashdisk Anda dan pasang kembali ke komputer. Apakah icon dari flashdisk sudah berubah?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1255" title="Icon Flashdisk" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Icon-Flashdisk.png" alt="Icon Flashdisk" width="263" height="136" /><br />
Jika belum coba periksa kembali kode yang Anda ketik dan pastikan file icon yang digunakan sudah berada pada flashdisk.</p>
<p>Sekian tips singkat cara mengganti icon flashdisk atau removable drive. Tips ini bekerja pada Windows XP, Vista dan Windows 7. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengganti-icon-flashdisk-atau-removable-drive.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perintah Run pada Windows 7 dan Vista</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/06/perintah-run-pada-windows-7-dan-vista.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/06/perintah-run-pada-windows-7-dan-vista.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 21:16:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Perintah Run]]></category>
		<category><![CDATA[Run Command]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1087</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai pengguna Windows saya rasa Anda sering kali menggunakan perintah Run untuk membuka sebuah program. Tentu Anda cukup familiar dengan perintah seperti regedit untuk membuka Registry Editor, gpedit.msc untuk membuka Group Policy Editor, cmd untuk membuka Command Prompt, msconfig untuk membuka System Configuration Utility dan lain sebagainya. Selain itu, di blog Dunia Komputer ini banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai pengguna Windows saya rasa Anda sering kali menggunakan perintah Run untuk membuka sebuah program. Tentu Anda cukup familiar dengan perintah seperti <code>regedit</code> untuk membuka Registry Editor, <code>gpedit.msc</code> untuk membuka Group Policy Editor, <code>cmd</code> untuk membuka Command Prompt, <code>msconfig</code> untuk membuka System Configuration Utility dan lain sebagainya. Selain itu, di blog Dunia Komputer ini banyak sekali tips dan tutorial komputer yang saya bahas dalam prakteknya menggunakan perintah Run, contohnya artikel <a title="Cara Mengetahui IP Address" href="http://www.mypc-spot.com/2009/10/cara-mengetahui-ip-address.html" target="_blank">Cara Mengetahui IP Address</a> yang menggunakan CMD, Mematikan Error Reporting Service Windows XP melalui System Configuration Utility, Menghilangkan Icon Recycle Bin dari Desktop XP melalui Registry Editor serta beberapa artikel komputer lainnya.<span id="more-1087"></span></p>
<p>Selain beberapa perintah diatas tadi, ada banyak sekali perintah Run pada Windows. Berikut saya berikan beberapa daftar perintah Run pada Windows 7 dan Vista beserta fungsinya yang bisa Anda gunakan untuk membuka program secara cepat:</p>
<ol>
<li><strong>calc</strong>: membuka aplikasi kalkulator</li>
<li><strong>notepad</strong>: membuka Notepad</li>
<li><strong>mspaint</strong>: membuka aplikasi microsoft Paint.</li>
<li><strong>colorcpl</strong>: membuka jendela Color Management</li>
<li><strong>control</strong>: membuka control panel</li>
<li><strong>dfrgui</strong>: membuka jendela Disk Defragmenter</li>
<li><strong>dvdplay</strong>: membuka DVD Player (jika didukung oleh Windows Media Player)</li>
<li><strong>bitlockerwizard</strong>: membuka BitLocker Wizard (Anda dapat <a title="Lindungi Data di Flashdisk dengan BitLocker" href="http://www.mypc-spot.com/2009/09/lindungi-data-di-flashdisk-dengan.html" target="_blank">melindungi drive dengan BitLocker</a>)</li>
<li><strong>eventvwr</strong>: membuka Event Viewer. Fungsi dari Event Viewer adalah untuk memonitor segala sesuatu yang terjadi di komputer.</li>
<li><strong>wf.msc</strong>: membuka Windows Firewall with Advanced Security yang berfungsi untuk melindungi komputer pada jaringan.</li>
<li><strong>wfs</strong>: membuka jendela Windows Fax and Scan</li>
<li><strong>wuapp</strong>: membuka Windows Update Application Manager</li>
<li><strong>snippingtool</strong>: membuka program Snipping Tool. Snipping Tool berfungsi untuk membuat screenshot.</li>
<li><strong>iexpress</strong>: membuka program IExpress. IExpress berfungsi untuk membuat file installer.</li>
<li><strong>logoff</strong>: untuk melakukan Log Off</li>
<li><strong>lpksetup</strong>: membuka Language Pack Installer Wizard yang berfungsi untuk menginstall atau menghapus <a href="http://www.mypc-spot.com/2010/05/download-windows-7-language-interface-pack-bahasa-indonesia.html" title="Download Windows 7 Language Interface Pack Bahasa Indonesia">Language Interface Pack</a> (Bahasa) pada Windows 7.</li>
<li><strong>perfmon</strong>: membuka Performance Monitor yang berfungis untuk memonitor performa komputer.</li>
<li><strong>sdclt</strong>: membuka Windows Backup Utility.</li>
<li><strong>sndvol</strong>: membuka jendela pengaturan Volume Suara</li>
<li><strong>soundrecorder</strong>: membuka program Sound Recorder yang berfungsi untuk merekam suara.</li>
<li><strong>SystemPropertiesAdvanced</strong>: membuka System Properties dengan tab Advanced terpilih</li>
<li><strong>SystemPropertiesHardware</strong>: membuka System Properties dengan tab Hardware terpilih</li>
<li><strong>SystemPropertiesComputerName</strong>: membuka System Properties dengan tab Computer Name terpilih</li>
<li><strong>SystemPropertiesPerformance</strong>: membuka System Perfomance Options</li>
<li><strong>SystemPropertiesProtection</strong>: membuka System Properties dengan tab System Protection terpilih</li>
<li><strong>SystemPropertiesDataExecutionPrevention</strong>: membuka jendela Data Execution Prevention</li>
<li><strong>SystemPropertiesRemote</strong>: membuka System Properties dengan tab Remote terpilih</li>
</ol>
<p>Sekian daftar beberapa perintah Run pada Windows 7 dan Vista. Jika Anda ingin menambahkan, silahkan ajukan melalui kotak komentar. Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/06/perintah-run-pada-windows-7-dan-vista.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengcopy Path pada Address Bar Windows 7 atau Vista</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengcopy-path-pada-address-bar-windows-7-atau-vista.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengcopy-path-pada-address-bar-windows-7-atau-vista.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 23:17:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Address Bar]]></category>
		<category><![CDATA[Copy Path]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1122</guid>
		<description><![CDATA[Di windows XP, jika Anda membuka sebuah folder, path folder tersebut terlihat jelas pada address bar windows explorer. Katakanlah Anda membuka folder program AntiVir Desktop yang merupakan subfolder Avira di folder Program Files pada drive C:\. Maka address bar akan menampilkan path seperti berikut:C:\Program Files\Avira\AntiVir Desktop. Namun, di Windows 7 dan Vista tampilan address bar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di windows XP, jika Anda membuka sebuah folder, path folder tersebut terlihat jelas pada address bar windows explorer. Katakanlah Anda membuka folder program AntiVir Desktop yang merupakan subfolder Avira di folder Program Files pada drive C:\. Maka address bar akan menampilkan path seperti berikut:<code>C:\Program Files\Avira\AntiVir Desktop</code>. </p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/copy-path-di-windows-xp.png" alt="Copy path di Windows XP" title="Copy path di Windows XP" width="315" height="189" class="aligncenter size-full wp-image-1158" /><br />
Namun, di Windows 7 dan Vista tampilan address bar windows explorer sedikit berbeda dengan Windows XP. Address bar Windows 7 dan Vista terlihat sebagai sebuah breadcrumb. Hal ini memudahkan untuk menavigasi path. Namun, cukup menyulitkan dalam mengcopy path sebuah folder.<span id="more-1122"></span></p>
<p>Untuk meng-copy sebuah path pada explorer Windows XP, Anda cukup memblok semua teks pada address bar kemudian klik kanan dan pilih menu Copy atau cup menekan tombol Ctrl+C. Namun, di Windows Vista atau Windows 7, Anda tidak bisa melakukan blok pada address bar windows Explorer. Lalu bagaimana cara mengcopy path sebuah folder pada Windows 7 atau Vista?</p>
<p>Ada 3 buah cara yang bisa dilakukan untuk mengcopy path pada Windows 7 atau Vista. Yang pertama telah saya posting di artikel <a href="http://www.mypc-spot.com/2009/12/cara-berbeda-mengcopy-path-pada-windows.html" title="Cara Berbeda Mengcopy Path pada Windows 7" target="_blank">Cara Berbeda Mengcopy Path pada Windows 7</a>. Sedangkan cara yang kedua sangat sederhana, namun mungkin banyak dari Anda yang belum mengetahuinya. Untuk mengcopy path sebuah folder pada Address bar windows 7 atau vista, Anda cukup melakukan klik kanan pada address bar dan pilih copy address atau copy address as text.</p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Copy-Path-Di-Windows-7-1.png" alt="Copy Path Di Windows 7 - Cara 1" title="Copy Path Di Windows 7 - Cara 1" width="515" height="101" class="aligncenter size-full wp-image-1155" /><br />
Cara ketiga untuk mengcopy path atau address adalah dengan melakukan klik kanan dan pilih Edit Address. </p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Edit-Address.png" alt="Edit Address" title="Edit Address" width="515" height="101" class="aligncenter size-full wp-image-1156" /><br />
Setelah Anda mengklik menu Edit Address, maka path pada address bar akan berubah seperti addess bar windows XP. Kemudian, blok semua path, klik kanan dan pilih Copy.</p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Copy-Path-Di-Windows-7-2.png" alt="Copy Path Di Windows 7 - Cara 2" title="Copy Path Di Windows 7 - Cara 2" width="415" height="245" class="aligncenter size-full wp-image-1157" /><br />
Cukup sederhana bukan? Sekian tip singkat <a href="http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengcopy-path-pada-address-bar-windows-7-atau-vista.html" title="cara mengcopy path pada Address Bar Windows 7 atau Vista">cara mengcopy path pada Address Bar Windows 7 atau Vista</a>. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengcopy-path-pada-address-bar-windows-7-atau-vista.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah User Menghapus atau Uninstall Program</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menghapus-atau-uninstall-program.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menghapus-atau-uninstall-program.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 22:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Program]]></category>
		<category><![CDATA[Blokir Uninstaller]]></category>
		<category><![CDATA[Uninstall Program]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=962</guid>
		<description><![CDATA[Jika kemarin saya membahas cara agar user tidak bisa menginstall program, pada artikel komputer hari ini saya akan berbicara mengenai cara agar user tidak bisa menghapus atau melakukan uninstall program. Memang kadang-kadang pada sebuah komputer yang digunakan oleh lebih dari satu user, dimana semua user mempunyai hak sebagai administrator, proses uninstall program bisa saja terjadi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kemarin saya membahas <a title="mencegar user menginstall program" href="http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html">cara agar user tidak bisa menginstall program</a>, pada artikel komputer hari ini saya akan berbicara mengenai cara agar user tidak bisa menghapus atau melakukan uninstall program. Memang kadang-kadang pada sebuah komputer yang digunakan oleh lebih dari satu user, dimana semua user mempunyai hak sebagai administrator, proses uninstall program bisa saja terjadi. Mungkin karena disebabkan faktor kesengajaan atau ketidak sengajaan. Apalagi program yang dihapus tersebut merupakan program yang sangat penting dan kebetulan installernya juga sudah tidak ada lagi. Mesti susah payah lagi untuk mendapatkan program tersebut. Lalu bagaimana cara mencegahnya?<span id="more-962"></span></p>
<p>Ada sebuah tips untuk agar program tidak bisa dihapus atau di-uninstall yaitu dengan memblokir file executable uninstaller dari program tersebut. File executable dari uninstaller biasanya bernama uninstall.exe, uninstall.msi, unwise.exe, uninst.exe dan di beberapa program lainnya bisa berbeda.<br />
<a name="uninstallerfile"></a></p>
<h4><span style="color: #0066cc;">Bagaimana cara mengetahui file uninstaller dari sebuah program?</span></h4>
<p>Ada beberapa cara untuk mengetahuinya file uninstaller sebuah program yaitu:<br />
Cara pertama adalah dengan melihatnya di folder program tersebut yang terletak di <strong>C:/Program Files/NAMA PROGRAM/</strong>(dengan asumsi Windows Anda ada di drive C:/).</p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/file-uninstaller.png" alt="File Executable uninstaller" title="File Executable uninstaller" width="550" height="391" class="aligncenter size-full wp-image-981" /><br />
Cara kedua yaitu dengan melihatnya melalui Registry Windows yaitu pada path:</p>
<blockquote><p>HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall/NAMA PROGRAM/</p></blockquote>
<p><em>(ganti NAMA PROGRAM dengan nama program yang Anda ingin lihat uninstallernya)</em>.<br />
Kemudian pada sisi sebelah kanan lihat pada nilai value yang bernama <strong>UninstallString</strong>. Itulah lokasi dan nama file uninstallernya. Contohnya untuk program Digsby, saya lihat pada path:</p>
<blockquote><p>HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall/Digsby/</p></blockquote>
<p>Kemudian <strong>UninstallString</strong>-nya adalah <strong>C:/Program Files/Digsby/uninstall.exe</strong>. Berarti nama file uninstallernya adalah <em>Uninstall.exe</em> yang terletak di folder <em>C:/Program Files/Digsby/</em>.</p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/uninstall-string.png" alt="Uninstall string pada Registry" title="Uninstall string pada Registry" width="550" height="410" class="aligncenter size-full wp-image-982" /><br />
Nama file uninstaller dari sebuah program telah Anda ketahui dengan dua langkah di atas tadi. Berikutnya kita lanjutkan dengan memblokir file executable uninstaller tadi agar program tersebut tidak bisa dihapus atau di-uninstall. Caranya masih sama dengan <a title="cara memblokir program di Windows" href="http://www.mypc-spot.com/2010/03/membatasi-akses-program-pada-windows_09.html">cara memblokir program di Windows</a> yang pernah saya posting sebelumnya. Berikut langkah-langkah mencegah agar user tidak bisa menghapus program atau mencegah uninstall program:</p>
<ol>
<li>Klik Start » Run. Ketik <code>gpedit.msc</code> dan tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor</li>
<li>Di jendela Group Policy Editor klik User Configuration » Administrative Templates » System.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/Group-policy-tree.png" alt="Group policy tree" title="Group policy tree" width="210" height="310" class="aligncenter size-full wp-image-983" /></p>
<li>Pada sisi sebelah kanan klik dua kali (double click) item yang bernama Don&#8217;t run specified Windows Applications.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/dont-run-specified-windows-applications.png" alt="Don&#039;t run specified windows applications" title="Don&#039;t run specified windows applications" width="481" height="75" class="aligncenter size-full wp-image-984" /></p>
<li>Di jendela Don&#8217;t run specified Windows Applications Setting yang muncul klik opsi Enabled dan klik tombol Show.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/dont-run-specified-windows-applications-properties.png" alt="Don&#039;t run specified windows applications properties" title="Don&#039;t run specified windows applications properties" width="421" height="387" class="aligncenter size-full wp-image-985" /></p>
<li>Kemudian, pada jendela Show Contents yang muncul, masukkan nama file executable installer dari program yang tidak ingin dihapus oleh user lain. Misalkan, nama program tersebut adalah Digsby seperti yang saya sebutkan di atas tadi. Nama file uninstaller adalah Uninstall.exe. Maka, ketik &#8220;uninstall.exe&#8221; pada daftar.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/daftar-uninstaller.png" alt="Daftar uninstaller" title="Daftar uninstaller" width="450" height="299" class="aligncenter size-full wp-image-986" /></p>
<li>Jika Anda ingin memasukkan uninstaller program yang lain, lihatlah terlebih dahulu nama file uninstallernya dengan <a href="#uninstallerfile">cara melihat file uninstaller</a> di atas tadi. Jika nama filenya sama, Anda tidak usah memasukkannya lagi. Jika nama filenya tidak sama, berarti Anda mesti memasukkanya lagi.</li>
<li>Jika semua nama file uninstaller sudah Anda masukkan, klik tombol OK untuk menyimpan. Kemudian klik tombol OK juga pada jendela Don&#8217;t run specified Windows Applications Setting sebelumnya dan tutup Group Policy Editor.</li>
</ol>
<p>Semuanya telah selesai sampai disini. Sekarang coba lakukan uninstall pada sebuah program yang Anda telah masukkan dalam daftar tadi. Apakah proses uninstall bisa dilakukan? Jika tidak berarti semuanya berhasil. Jika tidak, coba periksa apakah nama file uninstaller sudah Anda ketik dengan tepat.</p>
<p>Sekian tips agar user tidak bisa menghapus program atau melakukan uninstall program. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Jika ada yang kurang jelas, silahkan bertanya melalui kotak komentar. Saya akan berusaha menjawabnya sebatas kemampuan saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menghapus-atau-uninstall-program.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah User Menginstall Program</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 22:38:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Program]]></category>
		<category><![CDATA[User Administrator]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=915</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin banyak dari Anda yang menggunakan satu komputer untuk beberapa orang, seperti komputer warnet, kantor ataupun sekolah. Kadang-kadang Anda yang merupakan adminstartor komputer tersebut sedikit kesal dengan user lain yang seenaknya menginstall program pada komputer tersebut. Timbul keinginana untuk menonaktifkan fungsi install program pada komputer tersebut. Lalu, bagaimana caranya agar user tidak bisa menginstall program [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin banyak dari Anda yang menggunakan satu komputer untuk beberapa orang, seperti komputer warnet, kantor ataupun sekolah. Kadang-kadang Anda yang merupakan adminstartor komputer tersebut sedikit kesal dengan user lain yang seenaknya menginstall program pada komputer tersebut. Timbul keinginana untuk menonaktifkan fungsi install program pada komputer tersebut. Lalu, bagaimana caranya agar user tidak bisa menginstall program pada sebuah komputer?<span id="more-915"></span></p>
<p>Ada sebuah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah seorang user melakukan instalasi program pada sebuah komputer. Cara tersebuat adalah dengan memblokir Windows Installer atau yang dikenal dengan Microsoft Installer. Executable file dari program ini adalah msiexec.exe. Namun, perlu saya garis bawahi cara ini hanya mampu mencegah user untuk tidak menginstall program yang installernya berekstensi .msi. Jika setupnya mempunyai ekstensi .exe kemungkinan besar masih bisa dijalankan. Tips ini bisa Anda gunakan di Windows XP, Windows Vista maupun Windows 7.</p>
<p>OK. Langsung saja saya bahas cara mencegah user menginstall program pada komputer, satu persatu. Cara yang pertama adalah dengan memblokir program msiexec.exe. Untuk melakukan hal itu, Anda bisa menggunakan cara membatasi akses program pada Windows yang telah saya posting beberapa waktu lalu. Silahkan dibaca dulu tutorial tersebut. Pada langkah kelima (ke-5) masukkan &#8220;msiexec.exe&#8221; (tanpa tanda kutip) kedalam program yang ingin dibatasi. Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel <a title="cara membatasi akses program pada Windows" href="http://www.mypc-spot.com/2010/03/membatasi-akses-program-pada-windows_09.html">Cara Membatasi Akses Program pada Windows</a>.</p>
<p>Cara kedua untuk agar user tidak bisa menginstall program adalah dengan memblokir Windows Installer melalui group policy editor. Berikut langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Klik Start » Run. Ketik &#8220;gpedit.msc&#8221; (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor.</li>
<li>Pada jendela Group Policy Editor, bukalah Computer Configuration » Administrative Templates » Windows Components » Windows Installer.</li>
<li>Di sisi jendela sebelah kanan, klik dua kali (double click) Disable Windows Installer.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-926" title="Group Policy Editor" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/Group-Policy-Editor.gif" alt="Group Policy Editor" width="550" height="387" /></p>
<li>Pada jendela Disable Windows Installer, pilih opsi Enable kemudian pilih Always pada Disable Windows Installer dropdown box yang disediakan.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-927" title="Disable Windows Installer" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/Disable-Windows-Installer.gif" alt="Disable Windows Installer" width="550" height="504" /></p>
<li>Klik OK untuk menyimpan perubahan dan menutup jendela Setting.</li>
</ol>
<p>Kini cobalah untuk menjalankan installer atau setup program yang berekstensi .msi untuk memeriksa apakah setting bekerja. Jika muncul sebuah dialog seperti gambar di bawah ini, berarti Anda telah sukses memblokir Windows Installer.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-928" title="Dialog windows installer telah diblok" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/dialog-windows-installer-telah-diblok.gif" alt="Dialog windows installer telah diblok" width="382" height="164" /><br />
Namun, jika setup program masih berjalan, coba periksa lagi setting tadi dan pastikan semuanya telah sama dengan tutorial yang saya berikan.</p>
<p>Sekian tips untuk mencegah user melakuakn instalasi program atau memblokir Windows Installer. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghapus atau Menambahkan OS dengan EasyBCD</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 22:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Download Software]]></category>
		<category><![CDATA[EasyBCD]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen OS]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan-easybcd.html</guid>
		<description><![CDATA[Pada posting Kofigurasi Boot dengan EasyBCD saya berjanji akan memposting cara menggunakan EasyBCD. Namun, setelah posting tersebut saya malah memposting tentang cara mengkostumisasi taskbar preview Windows 7. Hal ini karena kebetulan saya lagi sibuk sehingga tidak sempat membuat tutorial EasyBCD dan kebetulan artikel tentang taskbar preview windows 7 telah saya buat sebelumnya jadi saya post [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada posting <a title="Kofigurasi Boot dengan EasyBCD" href="http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html">Kofigurasi Boot dengan EasyBCD</a> saya berjanji akan memposting cara menggunakan EasyBCD. Namun, setelah posting tersebut saya malah memposting tentang cara mengkostumisasi taskbar preview Windows 7. Hal ini karena kebetulan saya lagi sibuk sehingga tidak sempat membuat tutorial EasyBCD dan kebetulan artikel tentang taskbar preview windows 7 telah saya buat sebelumnya jadi saya post saja terlebih dahulu. Saking sibuknya, juga tidak sempat mencari backlink untuk <a title="Negeriads.com solusi berpromosi" href="http://www.mypc-spot.com/2010/03/negeriadscom-solusi-berpromosi-online.html">Negeriads.com solusi berpromosi</a>. Saya belum sepat ngecek juga posisinya sekarang.<span id="more-201"></span></p>
<p>Tutorial EasyBCD sekarang ini lebih saya tekankan kepada cara menghapus sebuah operating system (OS) dari daftar boot dan juga cara menambahkan OS ke dalam daftar boot. Sebelumnya saya juga sudah pernah membahas tentang <a title="cara menghapus salah satu OS dari daftar boot" href="http://www.mypc-spot.com/2010/01/menghapus-salah-satu-os-dari-daftar.html">cara menghapus salah satu OS dari daftar boot</a>. Namun, artikel tersebut hanya untuk komputer yang menggunakan OS Windows XP. Bagi Anda yang menggunakan OS Windows 7 atau Vista sebagai primary boot, mungkin sedikit kesulitan untuk menghapus atau mengambah OS ke daftar boot. Sebab, file boot.ini tidak ada lagi pada Windows 7 dan Vista.</p>
<p>Oleh karena itu, maka pada artikel komputer kali ini saya akan membahas masalah tersebut dengan menggunakan EasyBCD. Biar ga bertele-tele, berikut cara menghapus atau menambahkan OS ke daftar boot dengan EasyBCD:</p>
<ol>
<li>Buka EasyBCD. Jika Anda belum mempunyainya silahkan baca postingan terdahulu.</li>
<li>Pada jendela EasyBCD klik tombol &#8220;Add/Remove Entries&#8221; yang berada pada sisi sebelah kanan jendela.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457753491653684370" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 275px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S73V4l2qbJI/AAAAAAAABko/r2EAuVrwJLg/s400/add_remove_entries.gif" alt="Menambahkan atau menghapus OS" /></p>
<li>Kemudian pada sisi kanan jendela, Anda akan melihat beberapa OS pada daftar boot.</li>
</ol>
<p>Melalu jendela inilah Anda nantinya bisa menghapus atau menambah OS ke daftar boot Anda. Pada jendela ini Anda bisa melihat 2 buah bagian yaitu Manage Existing Entries dan Add Entry. Pada bagian pertama Anda bisa menghapus entry OS dan merubah urutan OS dari daftar boot. Pada bagian Add Entries, Anda bisa menambahkan OS ke dalam daftra boot. Berikut saya berikan tutorial dari masing-masing fungsi tersebut.</p>
<p><strong>Menghapus OS dari daftar boot</strong><br />
Untuk menghapus OS dari daftar boot ikuti langkah-langkah berikut</p>
<ol>
<li>Masih pada jendela yang sama, pilih salah satu OS yang ingin Anda hapus pada daftar yang tersedia dengan mengkliknya.</li>
<li>Setelah itu klik, klik tombol Delete yang berada dibagian atas.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457763598588138338" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 370px; height: 193px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S73fE5HnU2I/AAAAAAAABk4/9Neg1ZbsH14/s400/menghapus_os.gif" alt="Menghapus OS dari dafta boot" /></ol>
<p>Selesai. Kini coba restart komputer Anda. Apakah OS yang telah Anda hapus masih kelihatan pada daftar boot? Saya yakin OS tersebut tidak kelihatan lagi.</p>
<p><strong>Menambahkan OS ke daftar boot</strong><br />
Selain menghapus OS dari daftar boot, seperti yang saya sebutkan tadi, EasyBCD juga bisa menambahkan OS ke daftar boot. Misalkan Anda mengistall Ubuntu sebelum menginstall Windows 7 atau XP. Maka boot loader Windows 7 tidak akan mengenali Ubuntu. Untuk itu Anda harus menambahkan Ubuntu ke daftar boot. Untuk menambah OS ikuti langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Kembali lagi ke jendela EasyBCD pada bagian Add/Remove Entries. Di bawah Manag Existing Entries tadi Anda bisa melihat Add Entris.</li>
<li>Untuk menambahkan OS Linux dalam contoh ini saya memakai Ubuntu, klik tab Linux. Jika ingin menambahkan OS lain selain Linux, Anda bisa mengklik masing-masing tab sesuai dengan jenis OS yang ingin Anda tambahkan.</li>
<li>Pada tab Linux ini, pilih Grub pada input Type. Kemudian berikan nama pada OS tersebut agar gampang dikenali melalui input Name. Misalnya Ubuntu 9.10.</li>
<li>Lalu pada Drive, pilih partisi Anda yang sudah terinstall dengan Ubuntu. Dalam komputer saya, saya memilih Partition 2 (Linux Native 14GB).</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457763593923736258" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 361px; height: 177px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S73fEnviMsI/AAAAAAAABkw/T-YniPPFBU4/s400/menambahkan_os.gif" alt="Menambahkan OS ke daftar boot" /></p>
<li>Kemudian klik tombol Add Entry. Setelah itu Anda akan melihat Ubuntu telah berada pada daftar Manage Existing Entries.</li>
</ol>
<p>Sekarang restart komputer. Pada saat boot cobalah memilih OS yang Anda tambahkan tadi. Apakah Anda bisa masuk ke OS tersebut? Jika ya berarti semuanya berjalan dengan baik. Jika tidak, coba periksa partisi yang Anda pilih tadi, mungkin terjadi salah pilih partisi.</p>
<p>Sekian cara menambahkan OS kedalam daftar boot sekaligus cara menghapus OS dari daftar boot. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi Boot dengan EasyBCD</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 01:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[EasyBCD]]></category>
		<category><![CDATA[Konfigurasi Boot]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen OS]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saya telah memposting artikel mengenai manajemen OS (Operating System) yaitu mengenai Cara menghapus OS dari daftar Boot. Namun, pada tutorial tersebut saya hanya menyebutkan bagaimana menghapus salah satu OS dari dual boot Windows XP. Sedangkan untuk menghapus OS dari dual boot Windows XP dan Windows Vista atau Windows XP dan Windows 7 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu saya telah memposting artikel mengenai manajemen OS (Operating System) yaitu mengenai <a title="Cara menghapus OS dari daftar Boot" href="http://www.mypc-spot.com/2010/01/menghapus-salah-satu-os-dari-daftar.html" target="_blank">Cara menghapus OS dari daftar Boot</a>. Namun, pada tutorial tersebut saya hanya menyebutkan bagaimana menghapus salah satu OS dari dual boot Windows XP. Sedangkan untuk menghapus OS dari dual boot Windows XP dan Windows Vista atau Windows XP dan Windows 7 belum saya bahas. Kenapa?<span id="more-199"></span></p>
<p>Manajemen OS pada dual boot Vista dan XP atau dengan Windows 7 caranya agak sedikit berbeda. Terutama untuk menghapus OS dari daftar boot. Hal ini karena boot manager pada dual boot Vista dan XP akan diletakkan pada partisi Windows Vista yang akan otomatis menimpa boot manager Windows XP. Namun, pada Windows Vista maupun Windows 7 tidak terdapat lagi file Boot.ini. Untuk melakukan manajemen boot Anda bisa  menggunakan fasilitas Startup dan Recovery bawaan Windows yang terdapat pada system properties. Namun, pada fasilitas tersebut, saya tidak menemukan tombol untuk melakukan edit terhadap konfigurasi boot (terutama Vista dan Windows 7). Anda hanya bisa melakukan perubahan terhadap default OS yang akan di load serta melakukan perubahan timeout saja. Untuk melakukan modifikasi terhadap konfigurasi boot pada Vista atau Windows 7, memang disediakan sebuah tool yaitu &#8220;Bcdedit&#8221;. Sayangnya, melakukan modifikasi boot melalui Bcdedit menurut saya agak susah.</p>
<p>Nah, untuk mengatasi masalah tersebut atau agar lebih mudah melakukan modifkasi (perubahan) konfigurasi boot pada dual OS XP dan Vista atau XP dan Windows 7 atau Windows Vista dan Windows 7, ada sebuah software yang bagus untuk melakukannya. Nama software untuk melakukan perubahan terhadap konfigurasi boot ini ada EasyBCD. EasyBCD mempunyai fitur yang banyak untuk melakukan konfigurasi boot, mulai dari merubah default OS, Bootloader timeout, menghapus salah satu OS dari daftar boot, manjemen bootloader, melakukan diagnosis, dan masih banyak fitur-fitur lainnya. Cara menggunakannya pun saya rasa sangat mudah sekalipun Anda tdak ahli dibidang ini.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456465161661863810" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 337px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7lCJ6omV4I/AAAAAAAABj4/dnnR0uZXZUg/s400/EasyBCD.png" alt="Konfigurasi Boot lebih mudah dengan EasyBCD" /><br />
Selain itu, EasyBCD juga bisa mengenali partisi Linux. Anda bisa menambahkan OS Linux dalam daftar boot. Saya telah mencoba menambah kan Ubuntu dalam daftar boot tersebut. Biasanya jika kita menggunakan dual boot Windows dan Ubuntu, Windows tidak akan mengenali partisi Ubuntu. Untuk masuk ke desktop ubuntu, kita mesti mengubah urutan boot dari bios. Namun, dengan EasyBCD semuanya jadi mudah.</p>
<p>Cara menggunakan EasyBCD dan tutorial manajemen OS dan konfigurasi boot dengan EasyBCD akan saya bahas pada <a title="artikel komputer" href="http://www.mypc-spot.com/">artikel komputer</a> mendatang. Jadi mulailah berlangganan artikel blog ini untuk mendapatkan update artikel tersebut. Jika Anda ingin segera menggunakan EasyBCD, silahkan download EasyBCD di <a rel="nofollow" href="http://neosmart.net/dl.php?id=1" target="_blank">Neosmart.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghapus Item pada Menu Konteks New</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Konteks Menu]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Tweak]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Anda mengklik kanan di area kosong pada Desktop atau Windows Explorer biasanya Anda akan menemukan menu konteks (Context Menu) New. Dengan menu konteks New ini Anda lebih mudah untuk membuat shortcut, folder dan dokumen baru pada Explorer atau Desktop. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah program yang Anda install pada komputer, jumlah subitem pada context [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Anda mengklik kanan di area kosong pada Desktop atau Windows Explorer biasanya Anda akan menemukan menu konteks (Context Menu) New. Dengan menu konteks New ini Anda lebih mudah untuk membuat shortcut, folder dan dokumen baru pada Explorer atau Desktop. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah program yang Anda install pada komputer, jumlah subitem pada context menu New inipun bertambah banyak. Ketika jumlahnya sudah terlalu banyak, tampilan subitem dari menu konteks New pun akan tidak bagus. Dan mungkin banyak pula dari submenu tersebut tidak Anda butuhkan. Bagaimana cara menghapus beberapa item pada Menu Konteks (Context Menu) New tersebut? Agar subitem menu konteks New menampilkan item yang hanya kita perlukan.<span id="more-195"></span></p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409129188656994" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0NEzwB2I/AAAAAAAABhU/HfiEHgUJSV0/s400/context_menu_new.png" alt="konteks menu New dengan banyak item" /><br />
Untuk mengapus atau menonaktikan item pada menu konteks New pada Windows, Anda bisa mengguankan sebuah software (freeware) yang bernama ShellMenuNew. Software ini dibuat oleh Nirsoft.com. Cara penggunaan ShellMenuNew tidaklah sulit. Anda tinggal mendownload programnya terlebih dahulu (link download di akhir artikel) dalam bentuk zip, kemudian mengekstraknya lalu menjalankannya. ShellMenuNew tidak membutuhkan proses instalasi.</p>
<p>Bagaimana cara menggunakan ShellMenuNew untuk menonaktifkan submenu menu konteks New? Berikut saya sajikan sedikit tutorialnya:</p>
<ol>
<li>Jalankan program ShellMenuNew.</li>
<li>Pada jendela aplikasi ini, Anda akan melihat item-item yang terdaoat pada menu konteks New.</li>
<li>Untuk menonaktifkan atau menghapus salah satu item dari daftar kontek menu New, klik kanan pada item tersebut dan pilih &#8220;Disable selected Menu Items&#8221;. anda juga bisa menggunakan shortcut dengan menekan tombol F7 pada keyboard.</li>
<li>Jika Anda ingin menonaktifkan beberapa menu sekaligus, Anda bisa memilih sebuah menu terlebih dahulu dan sambil menekan tombol Ctrl pilih item lainnya hingga semua item yang ingin Anda hilangkan dari daftar terpilih. Setelah itu, klik kanan dan pilih &#8220;Disable selected Menu Items&#8221;.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409148861779954" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0OOGMD_I/AAAAAAAABhk/IB5Y47PEcmo/s400/disable_context_menu_new_subitem.png" alt="Menghapus Item pada Menu Konteks New" /></p>
<li>Jika suatu saat Anda ingin mengembalikan item tersebut muncul kembali di daftar subitem menu konteks new, lakukan cara yang sama. Namun, yang Anda pilih adalah &#8220;Enable selected Menu Items&#8221;.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409150947761698" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0OV3hniI/AAAAAAAABhs/eM2ZpfyVbtA/s400/enable_context_menu_new_subitem.png" alt="Mengaktifkan kembali Item pada Menu Konteks New" /></ol>
<p>Sekarang coablah mengakses menu konteks New dengan mengklik diarea kosong desktop dan sorot pada menu New. Apakah jumlah subotemnya sudah berkurang?</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409139084999922" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0NprOPPI/AAAAAAAABhc/gSI2yg440GQ/s400/context_menu_new2.png" alt="konteks menu New dengan sedikit item" /><br />
Bagaimana? Gampang sekali bukan menghapus atau menghilangkan item dari konteks menu New? Software ini bisa Anda gunakan untuk mengurangi jumlah subitem menu konteks New pada Window 2000, XP, Vista dan Windows 7. Tertarik untuk segera mencobanya? Langsung saja donwload softwarenya melalui link di bawah!</p>
<p><a title="Download ShellMenuNew" rel="nofollow" href="http://www.nirsoft.net/utils/shell_menu_new.html" target="_blank">Download ShellMenuNew</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

