<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Komputer &#187; Tips Windows XP</title>
	<atom:link href="http://www.mypc-spot.com/category/tips-windows-xp/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mypc-spot.com</link>
	<description>Artikel Komputer Terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2010 06:56:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tips Mempersingkat Waktu Shutdown pada Windows XP</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/09/tips-mempersingkat-waktu-shutdown-pada-windows-xp.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/09/tips-mempersingkat-waktu-shutdown-pada-windows-xp.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 00:21:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Shutdown Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=2115</guid>
		<description><![CDATA[Pada artikel Tips Mempercepat Proses Shutdown Windows 7 saya berjanji akan memposting juga tips mempersingkat waktu shutdown Windows XP. Di Windows 7, Anda hanya melakukan perubahan pada 1 (satu) value registry saja. Sedangkan di Windows XP, Anda mesti mengubah 2 (dua) value registry. Value registry yang akan kita ubah nilainya adalah HungAppTimeout dan WaitToKillAppTimeout. 
HungAppTimeout [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada artikel <a href="http://www.mypc-spot.com/2010/08/tips-mempercepat-proses-shutdown-windows-7.html" title="Tips Mempercepat Proses Shutdown Windows 7" target="_blank">Tips Mempercepat Proses Shutdown Windows 7</a> saya berjanji akan memposting juga tips mempersingkat waktu shutdown Windows XP. Di Windows 7, Anda hanya melakukan perubahan pada 1 (satu) value registry saja. Sedangkan di Windows XP, Anda mesti mengubah 2 (dua) value registry. Value registry yang akan kita ubah nilainya adalah <em>HungAppTimeout</em> dan <em>WaitToKillAppTimeout</em>. <span id="more-2115"></span></p>
<p><em>HungAppTimeout</em> dan <em>WaitToKillAppTimeout</em> fungsinya hampir sama yaitu berfungsi menentukan waktu yang dibutuhkan oleh sistem untuk menunggu sebuah process yang tidak merespon untuk berhenti (dalam satuan milidetik) ketika user melakukan log off atau shutdown. Semakin besar nilai value tersebut, maka makin lama juga waktu yang dibutuhkan sistem untuk menunggu sebuah process berhenti. Jadi, agar proses shutdown bisa dipercepat maka kedua value tersebut mesti dikurangi nilainya. Berikut langkah-langkah memperingkat proses shutdown pada Windows XP:</p>
<ol>
<li>Click <em>Start » Run</em>. Ketik <strong>regedit</strong> dan tekan Enter untuk membuka Registry Editor.</li>
<li>Pada jendela Registry Editor, buka key <strong>HKEY_CURRENT_USER//ControlPanel//Desktop</strong>.</li>
<li>Selanjutnya, disisi kanan jendela klik 2 (dua) kali value <em>HungAppTimeout</em> untuk mengubah nilainya. Secara default nilainya adalah 5000 (5 detik).</li>
<div id="attachment_2119" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/09/HungAppTimeout.gif" target="_blank"><img class="size-medium wp-image-2119" title="HungAppTimeout" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/09/HungAppTimeout-300x233.gif" alt="HungAppTimeout" width="300" height="233" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
<li>Pada jendela Edit String yang muncul, ubah nilainya menjadi 1000 (1 detik) dan klik OK.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2120" title="Edit String - HungAppTimeout" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/09/Edit-String-HungAppTimeout.gif" alt="Edit String - HungAppTimeout" width="300" height="132" /></p>
<li>Masih dijendela Registry Editor dan pada key yang sama, klik 2 (dua) kali value <em>WaitToKillAppTimeout</em> di bawah key <em>HungAppTimeout</em> tadi. Secara default nilai dari key <em>WaitToKillAppTimeout</em> adalah 20000 (20 detik).</li>
<li>Di jendela Edit String, ubah nilainya menjadi 2000 (2 detik).</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2121" title="Edit String - WaitToKillAppTimeout" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/09/Edit-String-WaitToKillAppTimeout.gif" alt="Edit String - WaitToKillAppTimeout" width="300" height="132" /></p>
<li>Terakhir tutup jendela Registry Editor.</li>
</ol>
<p>Tips mempersingkat waktu shutdown pada Windows XP akan mengurangi waktu yang dibutuhkan Windows XP untuk shutdown sekitar 22 detik. Namun, perlu Anda ketahui, ada banyak faktor lain yang memperlambat proses shutdown selain aplikasi yang hung (berhenti bekerja). Semaog abermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/09/tips-mempersingkat-waktu-shutdown-pada-windows-xp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Login Otomatis di Windows 7 dan Vista tanpa Memasukkan Password</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 23:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Login Otomatis]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1995</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang Anda ketahui, jika Anda melindungi user account Anda dengan sebuah password maka setiap akan login ke Windows Anda mesti mengklik username dan memasukkan password user. Dari segi keamanan hal ini memang sangat perlu untuk mejaga agar orang lain tidak bisa masuk ke user account Windows Anda secara sembarangan. Namun, ketika melakukan instalasi program [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang Anda ketahui, jika Anda melindungi user account Anda dengan sebuah password maka setiap akan login ke Windows Anda mesti mengklik username dan memasukkan password user. Dari segi keamanan hal ini memang sangat perlu untuk mejaga agar orang lain tidak bisa masuk ke user account Windows Anda secara sembarangan. Namun, ketika melakukan instalasi program baru atau mengubah setting, beberapa diantaranya membutuhkan restart komputer. Untuk login kembali ke Windows, Anda mesti melakukan hal yang sama lagi, yaitu mengklik username dan memasukkan password. Jika Anda bosan melakukan hal tersebut setiap hari, ada sebuah cara agar Anda tidak perlu lagi mengklik username dan memasukkan password untuk login ke Windows. Dengan kata lain, ada sebuah cara agar bisa <a href="http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html" title="login otomatis di Windows tanpa memasukkan password">login otomatis di Windows tanpa memasukkan password</a>.<span id="more-1995"></span></p>
<p>Tips ini bisa Anda gunakan pada Windows 7 dan Windows Vista. Caranya pun cukup mudah. Namun, saya ingatkan jika data pasa user account Anda merupakan data penting dan bersifat rahasia, saya sarankan jangan melakukan trik ini. Jika orang lain menggunakan komputer tersebut, makan dia akan seara otomatis login ke user account Anda tanpa perlu memasukkan password. Jika Anda yakin untuk melakukan trik ini, silahkan ikuti langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Klik <em>Start &raquo; Run</em>. Ketik <strong>netplwiz</strong> dan tekan Enter untuk membuka jendela <em>Advanced User Accounts</em></li>
<li>Jika cara tadi tidak berhasil, Anda bisa mengetik <strong>control userpasswords2</strong> pada jendela Run dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela, <em>Advanced User Accounts</em>, hilangkan tanda cek (rumput) pada opsi yang bertuliskan <strong>Users must enter a user name and password to use this computer</strong>.</li>
<div id="attachment_2034" class="wp-caption aligncenter" style="width: 286px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/User-Account.gif" target="_blank"><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/User-Account-276x300.gif" alt="Advanced User Account" title="Advanced User Account" width="276" height="300" class="size-medium wp-image-2034" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
<li>Klik tombol OK untuk menyimpan pengaturan.</li>
<li>Setelah Anda mengklik tombol OK tadi, sebuah jendela akan muncul yang meminta Anda memasukkan password. Masukkan password yang tepat dan klik OK. Jika Anda tidak menggunakan password pada user Anda, kosongkan saja input password.</li>
<p><div id="attachment_2035" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Masukkan-Password.gif" target="_blank"><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Masukkan-Password-300x165.gif" alt="Masukkan Password" title="Masukkan Password" width="300" height="165" class="size-medium wp-image-2035" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
</ol>
<p>Semua pengaturan telah selesai. Kini ketika Anda menghidupkan atau merestart komputer, Anda bisa login secara otomatis ke Windows tanpa perlu memasukkan password.</p>
<p>Untuk mengembalikan setting seperti semula atau agar setiap Anda login harus memilih username dan memasukkan password, Anda tinggal ikuti langkah-langkah di atas. Pada jendela <em>Advanced User Accounts</em>, berikan tanda cek (rumput) kembali pada opsi <strong>Users must enter a user name and password to use this computer</strong>.</p>
<p>Sekian tips cara login otomatis di Windows 7 dan Vista tanpa perlu memasukkan password. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
<p><strong>Update (24 Agustus 2010):</strong><br />
Tips ini bisa juga digunakan pada Windows XP. Namun untuk membuka A<em>dvanced User Account</em> gunakan langkah ke-2 yaitu ketik perintah <strong>control userpasswords2</strong> pada jendela Run dan tekan Enter.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/login-otomatis-di-windows-7-dan-vista-tanpa-memasukkan-password.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghilangkan Kata &#8220;Shortcut&#8221; Ketika Membuat Shortcut</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/menghilangkan-kata-shortcut-ketika-membuat-shortcut.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/menghilangkan-kata-shortcut-ketika-membuat-shortcut.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 02:01:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Shortcut]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1997</guid>
		<description><![CDATA[Untuk lebih mudah mengakses sebuah file, folder ataupun aplikasi di Windows, biasanya Anda akan membuat sebuah shortcut ke file, folder atau aplikasi tersebut. Cara membuat shoftcut, saya rasa sebagain besar atau bahkan semua pengguna komputer sudah bisa. Anda tinggal melakukan klik kanan pada file atau folder, kemudian memilih menu Create Shortcut. Biasanya shotcut ditandai icon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2002" style="margin: 5px;" title="Shortcut" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Shortcut-Icon.gif" alt="Shortcut" width="100" height="100" />Untuk lebih mudah mengakses sebuah file, folder ataupun aplikasi di Windows, biasanya Anda akan membuat sebuah shortcut ke file, folder atau aplikasi tersebut. Cara membuat shoftcut, saya rasa sebagain besar atau bahkan semua pengguna komputer sudah bisa. Anda tinggal melakukan klik kanan pada file atau folder, kemudian memilih menu <em>Create Shortcut</em>. Biasanya shotcut ditandai icon berisi tanda panah dan kata &#8220;Shotucut&#8221; dibelakangnya (Windows 7 dan Vista) atau &#8220;Shortcut to&#8221; di depannya (Windows XP). Agar kelihatan lebih rapi dan bagus biasanya saya sendiri menghapus kata &#8220;shortcut&#8221; tadi. Mungkin Anda juga melakukannya. Namun, kadang-kadang saya sedikit bosan melakukan hal ini. Setiap membuat shortcut, saya harus melakukan <em>rename</em> untuk menghilangkan kata &#8220;shortcut&#8221;. Mungkin Anda juga merasa seperti itu. Lalu bagaimana solusinya agar ketika kita membuat shortcut, Windows tidak menambahkan imbuhan kata &#8220;shortcut&#8221;?<span id="more-1997"></span></p>
<p>Ada sebuah cara menghilangkan kata &#8220;shortcut&#8221; ketika membuat shortcut secara otomatis. Trik ini bisa Anda lakukan dengan melakukan sedikit perubahan pada salah satu <em>value</em> di registry. Tidak usah khawatir. Tips ini aman untuk system Anda. Namun, saya sarankan Anda membuat sebuah backup dari value tersebut registry atau <a title="Cara membuat system restore point di WIndows 7 dan Vista" href="http://www.mypc-spot.com/2010/07/cara-membuat-system-restore-point-di-windows-7-dan-vista.html" target="_blank">membuat restore point</a> sebelum melakukan perubahan.</p>
<p>Jika Anda sudah membuat sebuah backup value registry tadi atau membuat sebuah restore point, berikut cara menghilangkan imbuhan &#8220;shortcut&#8221; ketika membuat shortcut di Windows XP, Vista dan Windows 7:</p>
<ol>
<li>Buka Registy Editor dengan mengklik <em>Start » Run</em>. Ketik &#8220;regedit&#8221; (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela Registry Editor, buka key <strong>HKEY_CURRENT_USER\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer</strong>. Selanjutnya, pada jendela value editor di sisi kanan, klik dua kali value <strong>link</strong> untuk mengubah nilainya.</li>
<div id="attachment_2000" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Link-Value.gif"><img class="size-medium wp-image-2000" title="Link Value" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Link-Value-300x216.gif" alt="Link Value" width="300" height="216" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
<li>Di jendela <em>Edit Binary Value</em>, ubah nilainya menjadi <strong>00 00 00 00</strong>. Kemudian klik OK untuk menyimpannya.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2001" title="Edit Binary Value" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Edit-Binary-Value.gif" alt="Edit Binary Value" width="300" height="262" /></p>
<li>Tutup jendela Registry Editor dan restart komputer.</li>
</ol>
<p>Setelah komputer restart dan Anda login kembali ke Windows, cobalah membuat sebuah shortcut dari sebuah file dengan mengklik kanan file tersebut dan pilih <em>Create Shortcut</em>. Apakah imbuhan &#8220;Shortcut&#8221; (Windows 7 dan Vista) atau awalan &#8220;Shotcut to&#8221; (Windows XP) masih muncul? Jika belum coba ulangi langkah-langkah di atas. Pastikan Anda mengubah value binary menjadi <strong>00 00 00 00</strong> seperti pada gambar.</p>
<p>Jika Anda ingin mengembalikannya seperti semula, Anda tinggal ikuti lagi langkah-langkah tadi. Namun, pada jendela Edit Binary Value ubah nilai menjadi <strong>1E 00 00 00</strong> untuk Windows 7/Vista dan <strong>16 00 00 00</strong> untuk Windows XP. Namun, jika Anda malas untuk melakukan editing registry, Anda bisa mendownload file registration entries yang sudah saya buatkan yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>RemoveShotcut-Win7.reg</strong> untuk menghilangkan kata shortcut di Windows 7 dan Vista</li>
<li><strong>RestoreShotcut-Win7.reg</strong> untuk mengembalikannya seperti semula</li>
<li><strong>RemoveShotcut-WinXP.reg</strong>untuk menghilangkan kata shortcut di Windows XP</li>
<li><strong>RestoreShotcut-WinXP.reg</strong> untuk mengembalikannya seperti semula.</li>
</ol>
<p>Keempat file tadi telah saya kemas dalam 2 file .zip dan bisa Anda download melalui link di akhir artikel.</p>
<p>Sekian cara menghilangkan kata &#8220;Shortcut&#8221; ketika membuat shortcut di Windows. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.<br />
<a title="Download File Registration Entry Windows 7 dan Vista" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/download/11230450/RemoveShotcutSuffix-Win7.zip.html" target="_blank"><strong>Download File Registration Entry Windows 7 dan Vista</strong></a><br />
<a title="Download File Registration Entry Windows XP" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/download/11230451/RemoveShotcutPrefix-WinXP.zip.html" target="_blank"><strong>Download File Registration Entry Windows XP</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/menghilangkan-kata-shortcut-ketika-membuat-shortcut.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mematikan Automatic Update di Windows XP</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-xp.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-xp.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 23:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Automatic Update]]></category>
		<category><![CDATA[Menonaktifkan Automatic Update]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1966</guid>
		<description><![CDATA[Setelah membahas cara mematikan automatic update pada Windows 7 maupun menonaktifkan automatic update di Windows Vista, kin saatnya saya membahas cara menonaktifkan fitur automatic update pada Windows XP. Seperti pada Windows 7 dan Vista, di Windows XP Anda pun mempunyai beberapa opsi pengaturan automatic update yaitu: mengaktifkan automatic update, mengaktifkan fitur download update tanpa otomatis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah membahas <a href="http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-7.html" title="cara mematikan automatic update pada Windows 7" target="_blank">cara mematikan automatic update pada Windows 7</a> maupun <a href="http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-vista.html" title="cara menonaktifkan automatic update di Windows Vista" target="_blank">menonaktifkan automatic update di Windows Vista</a>, kin saatnya saya membahas cara menonaktifkan fitur automatic update pada Windows XP. Seperti pada Windows 7 dan Vista, di Windows XP Anda pun mempunyai beberapa opsi pengaturan automatic update yaitu: mengaktifkan automatic update, mengaktifkan fitur download update tanpa otomatis menginstallnya, menonaktifkan fitur dwonload dan install otomatis hanya memberikan notifikasi terhadap update saja, dan mematikan automati update secara penuh.<span id="more-1966"></span></p>
<p>Untuk lebih jelasnya mengenai cara menonaktifkan Automatic Update pada Windows XP, Anda dapat menyimak langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Buka jendela System Properties. Caranya, klik kanan icon My Computer pada desktop ataupun Windows Explorer, kemudian pilih menu Properties.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1970" title="My Computer Context Menu" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/My-Computer-Context-Menu.gif" alt="My Computer Context Menu" width="230" height="237" /></p>
<li>Pada jendela System Properties, pilih tab Automatic Updates.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1972" title="Tab Automatic Updates" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Tab-Automatic-Updates.gif" alt="Tab Automatic Updates" width="390" height="81" /></p>
<li>Selanjutnya, pilih salah satu opsi yang Anda inginkan. Opsi tersebut diantarnya:
<ul>
<li><strong>Automatic (recommended)</strong>. Pilihan ini akan mengatur Windows agar mendownload dan menginstall update secara otomatis. Dengan kata lain, jika Anda memilih opsi ini maka Automatic Update masih tetap aktif. Jadi karena tujuan kita adalah mematikan Automatic Update, maka pilih ini tidak usah Anda pilih.</li>
<li><strong>Download update for me, but let me choose when to install them</strong>. Opsi ini akan mengatur Windows agar mendownload update secara otomatis, <strong>namun tidak akan menginstallnya secara otomatis</strong>. Anda bisa saja menginstall update tersebut ataupun tidak.</li>
<li><strong>Notify me, but don&#8217;t automatically download and install them</strong>. Opsi ini akan mengatur Windows agar hanya memeriksa update, namun tidak mendownload dan menginstall update tersebut. Jadi Anda hanya akan mendapat notifikasi tentang update yang ada. Anda bisa mendownload ataupun menginstallnya sesuai dengan keinginan Anda.</li>
<li><strong>Turn off Automatic Updates</strong>. Opsi ini akan mematikan Automatic Update secara penuh. Windows tidak akan memeriksa update yang ada ataupun mendownload dan menginstall update tersebut.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1971" title="Menonaktifkan Automatic Update XP" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Menonaktifkan-Automatic-Update-XP.gif" alt="Menonaktifkan Automatic Update XP" width="350" height="361" /></ul>
</li>
<li>Terkahir, klik tombol OK atau Apply untuk menyimpan pengaturan.</li>
</ol>
<p>Sekarang Automatic Update Windows XP telah nonaktif. Jika Anda ingin mengaktifkan kembali fitur Automatic Update Windows XP Anda, lakukan langkah-langkah yang sama. Pada langkah ke-3, pilih opsi nomor 1 yaitu <strong>Automatic (recommended)</strong>.</p>
<p>Sekian cara mematikan automatic update di Windows XP. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-automatic-update-di-windows-xp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mematikan AutoPlay pada Windows XP</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-autoplay-pada-windows-xp.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-autoplay-pada-windows-xp.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 22:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[AutoPlay]]></category>
		<category><![CDATA[AutoPlay Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Mematikan AutoPlay]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1869</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya cara mematikan fitur auto play pada Windows sebenarnya sudah pernah saya posting pada artikel tips menghindari serangan virus. Pada artikel tersebut saya juga mengungkapkan alasan kenapa fitur AutoPlay pada Windows sebaiknya di nonaktifkan. Alasannya adalah fitur ini sering dimanfaatkan para pembuat virus agar virus mereka secara otomatis berjalan ketika Anda memasang flashdisk yang sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya cara mematikan fitur auto play pada Windows sebenarnya sudah pernah saya posting pada artikel <a title="Tips Menghindari Serang Virus" href="http://www.mypc-spot.com/2009/05/tips-menghindari-serangan-virus.html" target="_blank">tips menghindari serangan virus</a>. Pada artikel tersebut saya juga mengungkapkan alasan kenapa fitur AutoPlay pada Windows sebaiknya di nonaktifkan. Alasannya adalah fitur ini sering dimanfaatkan para pembuat virus agar virus mereka secara otomatis berjalan ketika Anda memasang flashdisk yang sudah terinfeksi virus ke komputer. Nah, pada hari ini saya khusus memposting artikel tentang cara menonaktifkan fitur autoplay pada Windows XP. Tujuannya agar artikel yang memang khusus membahas cara mematikan AutoPlay pada Windows XP.<span id="more-1869"></span></p>
<p>Sebelum saya memberikan langkah-langkah mematikan fitur AutoPlay pada Windows XP, sebaiknya saya juga memberikan langkah-langkah mematikan AutoPlay pada Windows XP. Sekedar mengingatkan Anda dan sebagai pembanding saja. Sedangkan untuk Windows Vista, cara mematikan autoplay sama dengan di Windows 7. Berikut cara mematikan autoplay pada Windows XP:</p>
<ol>
<li>Klik Start » Run. Ketika &#8220;gpedit.msc&#8221; (tanpa tada kutip) dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela Group Policy Editor, pada sisi jendela sebelh kiri (tree view) klik User Configuration » Administrative Template » System.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1874" title="Group Policy Tree" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Group-Policy-Tree.gif" alt="Group Policy Tree" width="204" height="261" /></p>
<li>Kemudian, pada sisi jendela sebelah kanan, double klik <em>Turn Off Autoplay</em> untuk membuka jendela pengaturannya.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1875" title="Group Policy Turn Off AutoPlay" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Group-Policy-Turn-Off-AutoPlay.gif" alt="Group Policy Turn Off AutoPlay" width="317" height="122" /></p>
<li>Di jendela <em>Turn off Autoplay Properties</em>, pada tab Setting tandai pilihan <em>Enable</em>. Setelah itu, pada pilihan <em>Turn off Autopaly on</em> anda bisa memilih antara <em>CD-ROM Drives</em> atau <em>All Drives</em>. Jika Anda memilih opsi <em>CD-ROM Drives</em> maka fitur AutoPlay hanya dimatikan pada CD/DVD saja. Sedangkan jika Anda memilih opsi <em>All Drives</em> maka fitur autoplay pada semua drive seperti CD/DVD dan removable drive akan dimatikan.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1876" title="Turn Off AutoPlay Properties" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/08/Turn-Off-AutoPlay-Properties.gif" alt="Turn Off AutoPlay Properties" width="350" height="394" /></p>
<li>Terakhir, klik tombol OK untuk menyimpan pengaturan dan menutup jendela Turn off Autoplay Properties.</li>
</ol>
<p>Kini fitur AutoPlay pada Windows XP Anda telah nonaktif. Ketika Anda memasukkan CD/DVD atau Removable drive seperti falshdisk ke komputer, maka jendela AutoPlay tidak akan muncul lagi.</p>
<p>Sekian tutorial cara mematikan AutoPlay pada Windows XP. Semoga bermnfaat dan selamat mencoba. Bagi Anda pengguna Windows 7 dan Vista, pada artikel selanjutnya saya kan memberikan cara mematikan AutoPlay pada Windows 7 dan Vista. Jadi jika Anda belum berlangganan artikel, silahkan berlangganan artikel melalui email atau RSS Feed dengan mengklik salah satu pilihan disebelah kanan blog ini. Dengan berlangganan artikel, setiap artikel komputer terbaru dari blog ini akan dikirm kepada Anda secara gratis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/08/cara-mematikan-autoplay-pada-windows-xp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengganti Icon Flashdisk atau Removable Drive</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengganti-icon-flashdisk-atau-removable-drive.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengganti-icon-flashdisk-atau-removable-drive.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 23:29:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Icon Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Mengganti Icon Removable Drive]]></category>
		<category><![CDATA[Mengubah Icon Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1251</guid>
		<description><![CDATA[Secara default, Windows akan memberikan icon yang berbeda pada file, folder, dan drive. Hal ini bertujuan agar pengguna lebih mudah mengenali dan membedakan anatar sebuah file, folder dan drive. Mungkin sebagian dari Anda sedikit bosan dengan tampilan icon dari Windows Anda. Ingin rasanya mengubah icon-icon tersebut dengan icon yang berbeda dari icondefault Windows. Cara mengganti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1256" style="padding: 0 5px 0 0;" title="Mengganti Icon Flashdisk" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Mengganti-Icon-Flashdisk.png" alt="Mengganti Icon Flashdisk" width="52" height="52" />Secara default, Windows akan memberikan icon yang berbeda pada file, folder, dan drive. Hal ini bertujuan agar pengguna lebih mudah mengenali dan membedakan anatar sebuah file, folder dan drive. Mungkin sebagian dari Anda sedikit bosan dengan tampilan icon dari Windows Anda. Ingin rasanya mengubah icon-icon tersebut dengan icon yang berbeda dari icondefault Windows. Cara mengganti icon Windows sudah pernah saya bahas pada artikel komputer beberapa bulan yang lau. Tepatnya pada artikel <a href="http://www.mypc-spot.com/2009/10/ganti-icon-windows-dengan-icon-tweaker.html">Cara Mengganti Icon Windows dengan IconTweaker</a>. Dengan IconTweaker Anda dapat mengganti semua icon-icon Windows mulai dari file, folder, dan drive.<span id="more-1251"></span></p>
<p>Dengan IconTwekaer, Anda juga mampu mengganti icon dari sebuah flashdisk. Namun, ketika flashdisk atau removable drive tersebut dipindahkan atau di pasang pada komputer lain, icon dari flashdisk tersebut akan kembali ke icon default (sesuai dengan icon pada Windows pada komputer yang dipasang). Lalu bagaimana cara mengubah icon flashdisk agar ketika dipasang pada komputer lain (dengan os Windows), icon flashdisk tersebut tidak berubah lagi?</p>
<p>Ada sebuah trik untuk melakukannya. Trik yang akan saya gunakan adalah dengan menggunakan sebuah file autorun atau yang biasa dikenal dengan nama autorun.inf. Sebelum Anda membuat file autorun.inf ini, Anda perlu menyiapkan sebuah file icon yang akan digunakan sebagai icon dari flashdisk Anda. Biasanya file tersebut bekstensi <strong>.ico</strong>. Jika Anda sudah mempunyai sebuah file icon, ikuti langkah-langkah berikut untuk mengganti icon flashdisk:</p>
<ol>
<li>Buka Notepad dengan mengklik Start » Run. Ketik &#8220;notepad&#8221; (tanpa tanda petik) dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela notepad, ketik kode berikut:<br />
<blockquote><p>[autorun]<br />
icon=namafileicon.ico</p></blockquote>
<p>Sebagai contoh, file icon yang saya gunakan sebgaia icon flashdisk bernama <strong>iconUSB.ico</strong>, maka kode yang saya ketik adalah:</p>
<blockquote><p>[autorun]<br />
icon=iconUSB.ico</p></blockquote>
</li>
<li>Setalah itu, simpan dengan nama file <strong>autorun.inf</strong>. Caranya, klik menu File » Save As. Pada jendela Save As beri nama file &#8220;autorun.inf&#8221; (tanpa tanda kutip) dan pilih All Files (*.*) pada File Types. Terakhir klik save.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1254" title="Save As" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Save-As.png" alt="Save As" width="465" height="334" /></p>
<li>Selanjutnya, letakkan file icon yang Anda gunakan pada flashdisk atau removable drive Anda.</li>
</ol>
<p>Sekarang coba cabut flashdisk Anda dan pasang kembali ke komputer. Apakah icon dari flashdisk sudah berubah?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1255" title="Icon Flashdisk" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Icon-Flashdisk.png" alt="Icon Flashdisk" width="263" height="136" /><br />
Jika belum coba periksa kembali kode yang Anda ketik dan pastikan file icon yang digunakan sudah berada pada flashdisk.</p>
<p>Sekian tips singkat cara mengganti icon flashdisk atau removable drive. Tips ini bekerja pada Windows XP, Vista dan Windows 7. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/06/cara-mengganti-icon-flashdisk-atau-removable-drive.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperbesar Thumbnail View pada Explorer Windows XP</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/06/memperbesar-thumbnail-view-pada-explorer-windows-xp.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/06/memperbesar-thumbnail-view-pada-explorer-windows-xp.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 23:23:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Thumbnail]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=1101</guid>
		<description><![CDATA[Adanya menu view Thumbnail pada Explorer Windows XP sedikit banyak membantu kita dalam melihat preview sebuah gambar dalam ukuran kecil. Dengan adanya thumbnail view ini, Anda tidak perlu lagi membuka program image viewer seperti Microsoft Fax and Picture Viewer, ACDSee atau program lainnya untuk mempreview sebuh gambar atau wallpaper. Namun, sayangnya ukuran thumbnail pada Explorer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adanya menu view Thumbnail pada Explorer Windows XP sedikit banyak membantu kita dalam melihat preview sebuah gambar dalam ukuran kecil. Dengan adanya thumbnail view ini, Anda tidak perlu lagi membuka program image viewer seperti Microsoft Fax and Picture Viewer, ACDSee atau program lainnya untuk mempreview sebuh gambar atau wallpaper. Namun, sayangnya ukuran thumbnail pada Explorer Windows XP tidak cukup besar untuk melihat gambar yang secara jelas. Mungkin banyak pengguna yang ingin memperbesar thumbnail view pada Explorer Windows XP.<span id="more-1101"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1116" title="Thumbnail Normal" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Thumbnail-Normal.png" alt="Thumbnail Normal" width="335" height="250" /></p>
<p>Ada sebuah cara yang bisa Anda lakukan untuk. Cara ini bisa Anda lakukan dengan menambahkan sebuah key ke dalam registry windows. Berikut langkah-langkah memperbesar thumbnail pada Explorer Windows XP:</p>
<ol>
<li>Buka Registry Editor dengan mengklik Start » Run. Ketik <code>regedit</code> dan tekan Enter.</li>
<li>Pada jendela Registry Editor, buka key:<br />
<strong>HKEY_CURRENT_USER\\Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer</strong></li>
<li>Di sisi sebelah kanan jendela, buatlah sebuah DWORD Value baru dengan mengklik kanan pada area kosong New » DWORD. Kemudian berikan nama <code>ThumbnailSize</strong>.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1115" title="New DWORD" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/New-DWORD.png" alt="New DWORD" width="246" height="148" /></p>
<li>Setelah itu, klik dua kali (double click) key <strong>ThumbnailSize</strong> untuk mengubah nilainya.</li>
<li>Pada jendela Edit Value yang muncul, pilih pada Decimal pada Base dan masukkan nilai antara 32 samapi dengan 256. Semakin besar nilainya, semakin besar pula ukuran thumbnail pada Windows Exporer nantinya.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1117" title="Edit DWORD ThumbnailSize" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Edit-DWORD-ThumbnailSize.png" alt="Edit DWORD ThumbnailSize" width="315" height="199" /></p>
<li>Selanjutnya, buatlah sebuah DWORD Value sekali lagi dan berikan nama <strong>ThumbnailQuality</strong>. Klik dua kali juga pada key <strong>ThumbnailQuality</strong> yang baru Anda buat.</li>
<li>Pilih pada Decimal pada Base dan masukkan nilai antara 32 samapi dengan 100. Key ini berfungsi untuk menentukan kualitas Thumbnail. Semakin besar nilai yang anda tentukan, semakin bagus juga kualitas thumbnail.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1118" title="Edit DWORD ThumbnailQuality" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Edit-DWORD-ThumbnailQuality.png" alt="Edit DWORD ThumbnailQuality" width="315" height="199" /></p>
<li>Setelah semua pengaturan selesai, tutup jendela Registry Editor.</li>
</ol>
<p>Semuanya telah selesai sampai disini. Kini Anda mempunyai thumbnail yang lebih besar dari pada sebelumnya. Apabila besar atau kualitas thumbnail belum sesuai dengan keinginan Anda, lakukan pengaturan yang sama dengan langkah-langkah diatas.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1120" title="Hasil Akhir" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/06/Hasil-Akhir.png" alt="Hasil Akhir" width="515" height="274" /><br />
Sekian tips singkat untuk memperbesar thumbnail pada Explorer Windows XP. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/06/memperbesar-thumbnail-view-pada-explorer-windows-xp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah User Menghapus atau Uninstall Program</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menghapus-atau-uninstall-program.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menghapus-atau-uninstall-program.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 22:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Program]]></category>
		<category><![CDATA[Blokir Uninstaller]]></category>
		<category><![CDATA[Uninstall Program]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=962</guid>
		<description><![CDATA[Jika kemarin saya membahas cara agar user tidak bisa menginstall program, pada artikel komputer hari ini saya akan berbicara mengenai cara agar user tidak bisa menghapus atau melakukan uninstall program. Memang kadang-kadang pada sebuah komputer yang digunakan oleh lebih dari satu user, dimana semua user mempunyai hak sebagai administrator, proses uninstall program bisa saja terjadi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kemarin saya membahas <a title="mencegar user menginstall program" href="http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html">cara agar user tidak bisa menginstall program</a>, pada artikel komputer hari ini saya akan berbicara mengenai cara agar user tidak bisa menghapus atau melakukan uninstall program. Memang kadang-kadang pada sebuah komputer yang digunakan oleh lebih dari satu user, dimana semua user mempunyai hak sebagai administrator, proses uninstall program bisa saja terjadi. Mungkin karena disebabkan faktor kesengajaan atau ketidak sengajaan. Apalagi program yang dihapus tersebut merupakan program yang sangat penting dan kebetulan installernya juga sudah tidak ada lagi. Mesti susah payah lagi untuk mendapatkan program tersebut. Lalu bagaimana cara mencegahnya?<span id="more-962"></span></p>
<p>Ada sebuah tips untuk agar program tidak bisa dihapus atau di-uninstall yaitu dengan memblokir file executable uninstaller dari program tersebut. File executable dari uninstaller biasanya bernama uninstall.exe, uninstall.msi, unwise.exe, uninst.exe dan di beberapa program lainnya bisa berbeda.<br />
<a name="uninstallerfile"></a></p>
<h4><span style="color: #0066cc;">Bagaimana cara mengetahui file uninstaller dari sebuah program?</span></h4>
<p>Ada beberapa cara untuk mengetahuinya file uninstaller sebuah program yaitu:<br />
Cara pertama adalah dengan melihatnya di folder program tersebut yang terletak di <strong>C:/Program Files/NAMA PROGRAM/</strong>(dengan asumsi Windows Anda ada di drive C:/).</p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/file-uninstaller.png" alt="File Executable uninstaller" title="File Executable uninstaller" width="550" height="391" class="aligncenter size-full wp-image-981" /><br />
Cara kedua yaitu dengan melihatnya melalui Registry Windows yaitu pada path:</p>
<blockquote><p>HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall/NAMA PROGRAM/</p></blockquote>
<p><em>(ganti NAMA PROGRAM dengan nama program yang Anda ingin lihat uninstallernya)</em>.<br />
Kemudian pada sisi sebelah kanan lihat pada nilai value yang bernama <strong>UninstallString</strong>. Itulah lokasi dan nama file uninstallernya. Contohnya untuk program Digsby, saya lihat pada path:</p>
<blockquote><p>HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall/Digsby/</p></blockquote>
<p>Kemudian <strong>UninstallString</strong>-nya adalah <strong>C:/Program Files/Digsby/uninstall.exe</strong>. Berarti nama file uninstallernya adalah <em>Uninstall.exe</em> yang terletak di folder <em>C:/Program Files/Digsby/</em>.</p>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/uninstall-string.png" alt="Uninstall string pada Registry" title="Uninstall string pada Registry" width="550" height="410" class="aligncenter size-full wp-image-982" /><br />
Nama file uninstaller dari sebuah program telah Anda ketahui dengan dua langkah di atas tadi. Berikutnya kita lanjutkan dengan memblokir file executable uninstaller tadi agar program tersebut tidak bisa dihapus atau di-uninstall. Caranya masih sama dengan <a title="cara memblokir program di Windows" href="http://www.mypc-spot.com/2010/03/membatasi-akses-program-pada-windows_09.html">cara memblokir program di Windows</a> yang pernah saya posting sebelumnya. Berikut langkah-langkah mencegah agar user tidak bisa menghapus program atau mencegah uninstall program:</p>
<ol>
<li>Klik Start » Run. Ketik <code>gpedit.msc</code> dan tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor</li>
<li>Di jendela Group Policy Editor klik User Configuration » Administrative Templates » System.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/Group-policy-tree.png" alt="Group policy tree" title="Group policy tree" width="210" height="310" class="aligncenter size-full wp-image-983" /></p>
<li>Pada sisi sebelah kanan klik dua kali (double click) item yang bernama Don&#8217;t run specified Windows Applications.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/dont-run-specified-windows-applications.png" alt="Don&#039;t run specified windows applications" title="Don&#039;t run specified windows applications" width="481" height="75" class="aligncenter size-full wp-image-984" /></p>
<li>Di jendela Don&#8217;t run specified Windows Applications Setting yang muncul klik opsi Enabled dan klik tombol Show.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/dont-run-specified-windows-applications-properties.png" alt="Don&#039;t run specified windows applications properties" title="Don&#039;t run specified windows applications properties" width="421" height="387" class="aligncenter size-full wp-image-985" /></p>
<li>Kemudian, pada jendela Show Contents yang muncul, masukkan nama file executable installer dari program yang tidak ingin dihapus oleh user lain. Misalkan, nama program tersebut adalah Digsby seperti yang saya sebutkan di atas tadi. Nama file uninstaller adalah Uninstall.exe. Maka, ketik &#8220;uninstall.exe&#8221; pada daftar.</li>
<p><img src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/daftar-uninstaller.png" alt="Daftar uninstaller" title="Daftar uninstaller" width="450" height="299" class="aligncenter size-full wp-image-986" /></p>
<li>Jika Anda ingin memasukkan uninstaller program yang lain, lihatlah terlebih dahulu nama file uninstallernya dengan <a href="#uninstallerfile">cara melihat file uninstaller</a> di atas tadi. Jika nama filenya sama, Anda tidak usah memasukkannya lagi. Jika nama filenya tidak sama, berarti Anda mesti memasukkanya lagi.</li>
<li>Jika semua nama file uninstaller sudah Anda masukkan, klik tombol OK untuk menyimpan. Kemudian klik tombol OK juga pada jendela Don&#8217;t run specified Windows Applications Setting sebelumnya dan tutup Group Policy Editor.</li>
</ol>
<p>Semuanya telah selesai sampai disini. Sekarang coba lakukan uninstall pada sebuah program yang Anda telah masukkan dalam daftar tadi. Apakah proses uninstall bisa dilakukan? Jika tidak berarti semuanya berhasil. Jika tidak, coba periksa apakah nama file uninstaller sudah Anda ketik dengan tepat.</p>
<p>Sekian tips agar user tidak bisa menghapus program atau melakukan uninstall program. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Jika ada yang kurang jelas, silahkan bertanya melalui kotak komentar. Saya akan berusaha menjawabnya sebatas kemampuan saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menghapus-atau-uninstall-program.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah User Menginstall Program</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 22:38:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Program]]></category>
		<category><![CDATA[User Administrator]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/?p=915</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin banyak dari Anda yang menggunakan satu komputer untuk beberapa orang, seperti komputer warnet, kantor ataupun sekolah. Kadang-kadang Anda yang merupakan adminstartor komputer tersebut sedikit kesal dengan user lain yang seenaknya menginstall program pada komputer tersebut. Timbul keinginana untuk menonaktifkan fungsi install program pada komputer tersebut. Lalu, bagaimana caranya agar user tidak bisa menginstall program [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin banyak dari Anda yang menggunakan satu komputer untuk beberapa orang, seperti komputer warnet, kantor ataupun sekolah. Kadang-kadang Anda yang merupakan adminstartor komputer tersebut sedikit kesal dengan user lain yang seenaknya menginstall program pada komputer tersebut. Timbul keinginana untuk menonaktifkan fungsi install program pada komputer tersebut. Lalu, bagaimana caranya agar user tidak bisa menginstall program pada sebuah komputer?<span id="more-915"></span></p>
<p>Ada sebuah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah seorang user melakukan instalasi program pada sebuah komputer. Cara tersebuat adalah dengan memblokir Windows Installer atau yang dikenal dengan Microsoft Installer. Executable file dari program ini adalah msiexec.exe. Namun, perlu saya garis bawahi cara ini hanya mampu mencegah user untuk tidak menginstall program yang installernya berekstensi .msi. Jika setupnya mempunyai ekstensi .exe kemungkinan besar masih bisa dijalankan. Tips ini bisa Anda gunakan di Windows XP, Windows Vista maupun Windows 7.</p>
<p>OK. Langsung saja saya bahas cara mencegah user menginstall program pada komputer, satu persatu. Cara yang pertama adalah dengan memblokir program msiexec.exe. Untuk melakukan hal itu, Anda bisa menggunakan cara membatasi akses program pada Windows yang telah saya posting beberapa waktu lalu. Silahkan dibaca dulu tutorial tersebut. Pada langkah kelima (ke-5) masukkan &#8220;msiexec.exe&#8221; (tanpa tanda kutip) kedalam program yang ingin dibatasi. Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel <a title="cara membatasi akses program pada Windows" href="http://www.mypc-spot.com/2010/03/membatasi-akses-program-pada-windows_09.html">Cara Membatasi Akses Program pada Windows</a>.</p>
<p>Cara kedua untuk agar user tidak bisa menginstall program adalah dengan memblokir Windows Installer melalui group policy editor. Berikut langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Klik Start » Run. Ketik &#8220;gpedit.msc&#8221; (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor.</li>
<li>Pada jendela Group Policy Editor, bukalah Computer Configuration » Administrative Templates » Windows Components » Windows Installer.</li>
<li>Di sisi jendela sebelah kanan, klik dua kali (double click) Disable Windows Installer.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-926" title="Group Policy Editor" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/Group-Policy-Editor.gif" alt="Group Policy Editor" width="550" height="387" /></p>
<li>Pada jendela Disable Windows Installer, pilih opsi Enable kemudian pilih Always pada Disable Windows Installer dropdown box yang disediakan.</li>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-927" title="Disable Windows Installer" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/Disable-Windows-Installer.gif" alt="Disable Windows Installer" width="550" height="504" /></p>
<li>Klik OK untuk menyimpan perubahan dan menutup jendela Setting.</li>
</ol>
<p>Kini cobalah untuk menjalankan installer atau setup program yang berekstensi .msi untuk memeriksa apakah setting bekerja. Jika muncul sebuah dialog seperti gambar di bawah ini, berarti Anda telah sukses memblokir Windows Installer.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-928" title="Dialog windows installer telah diblok" src="http://www.mypc-spot.com/wp-content/uploads/2010/05/dialog-windows-installer-telah-diblok.gif" alt="Dialog windows installer telah diblok" width="382" height="164" /><br />
Namun, jika setup program masih berjalan, coba periksa lagi setting tadi dan pastikan semuanya telah sama dengan tutorial yang saya berikan.</p>
<p>Sekian tips untuk mencegah user melakuakn instalasi program atau memblokir Windows Installer. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/05/mencegah-user-menginstall-program.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengganti Password User Lain di Windows XP</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/04/mengganti-password-user-lain-di-windows.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/04/mengganti-password-user-lain-di-windows.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 23:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[ganti password]]></category>
		<category><![CDATA[Reset Passowrd]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/04/mengganti-password-user-lain-di-windows-xp.html</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kemarin saya selingi sedikit artikel tips trick komputer dengan artikel tentang Kontes SEO Negeriads.com, pada artikel komputer kali ini, saya ingin membahas sebuah tips windows xp yang mungkin berguna buat Anda. Tips tersebut adalah cara merubah password user (orang lain) di Windows XP tanpa perlu login atau mengetahui password user tersebut.
Saya harap tips ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kemarin saya selingi sedikit artikel tips trick komputer dengan artikel tentang <a title="Negeriads.com solusi berpromosi" href="http://www.mypc-spot.com/2010/03/negeriadscom-solusi-berpromosi-online.html">Kontes SEO Negeriads.com</a>, pada <a title="artikel komputer" href="http://www.mypc-spot.com/">artikel komputer</a> kali ini, saya ingin membahas sebuah tips windows xp yang mungkin berguna buat Anda. Tips tersebut adalah cara merubah password user (orang lain) di Windows XP tanpa perlu login atau mengetahui password user tersebut.<span id="more-205"></span></p>
<p>Saya harap tips ini tidak digunakan untuk hal yang kurang baik. Seperti, mengintip data orang tanpa ijin atau bahkan mengambilnya tanpa ijin. Gunakanlah untuk hal yang baik. Misalnya jika Anda atau teman Anda lupa password Windows XP mereka. Tips ini bisa digunakan untuk mereset atau merubah password user Windows XP tersebut.</p>
<p>Sebagai catatan. Tips merubah password user lain di Windows XP ini bisa dilakukan jika Windows XP tersebut mempunyai lebih dari 1 (satu) user account. Selain itu, user account yang Anda gunakan untuk merubah password harus mempunyai hak administrator. Bagaimana jika hanya terdapat 1 (stau) user account saja? Berharaplah account Administrator yang dibuat secara otomatis pada saat instalasi Windows XP tidak terhapus atau diganti namanya. Jika tidak terhapus atau terganti namanya, Anda bisa menggunakan user administrator tersebut untuk melakukannya. Bagaimana cara memunculkan user Administrator tersebut? Silahkan dibaca pada artikel saya yang berjudul <a title="Memunculkan User Administrator di Windows XP" href="http://www.mypc-spot.com/2010/04/memunculkan-user-administrator-di.html">Memunculkan User Administrator di Windows XP</a>.</p>
<p>Jika semuanya sudah siap, berikut cara mengganti password user lain di Windows XP:<br />
<strong>Melihat semua user account yang ada di windows XP</strong><br />
Sebelum Anda merubah password sebuah user account, ada baiknya Anda melihat nama user yang ada pada Windows XP tersebut. Tujuannya yaitu mengetahui dengan tepat nama user yang akan Anda rubah passwordnya. Agar meminimallisir kesalahan. Untuk melihat nama-nama user di Windows XP, lakukan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Klik Start »» Run. Ketik &#8220;cmd&#8221; (tanpa tanda petik) dan tekan Enter, untuk membuka Command Prompt.</li>
<li>Pada jendela Command Prompt, ketik perintah &#8220;net users&#8221; (tanpa tanda petik) kemudian tekan Enter.</li>
</ol>
<p>Peintah CMD tadi berfungsi untuk menampilkan seluruh user account yang Anda pada komputer Windows XP. Sekarang ingatlah atau catat nama user yang akan Anda ganti passwordnya.</p>
<p><strong>Mengganti/Merubah Password User Lain di Windows XP</strong><br />
Setelah nama user Anda ketahui, kini saatnya merubah password dari user tersebut. Caranya sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Masih dijendela Command Prompt, ketik perintah dengan format <strong>net user Username (nama user) *</strong>. Contohnya, username (nama user) adalah Adit. Jadi perintahnya adalah <strong>net user Adit *</strong>. Namun jika username menggunakan spasi, misalnya <strong><a title="Gus Adit" href="http://www.gusadit.com/" target="_blank">Gus Adit</a></strong>, maka username harus ditambahkan tanda petik. Hingga perintahnya menjadi <strong>net user &#8220;Gus Adit&#8221; *</strong>. Tekan Enter untuk melanjutkan.</li>
<li>Dari hasil perintah tadi kemudian Anda akan diminta untuk memasukkan password baru dan tekan Enter. Kemudian, Anda diminta memasukkan password sekali lagi dan tekan Enter. Namun ingat, ketiklah password dengan teliti karena password tersebut tidak akan ditampilkan oleh command prompt.</li>
</ol>
<p>Kini semuanya telah selesai, Anda telah berhasil mengganti atau mereset password user lain pada Windows XP. Selamt mencoba dan semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/04/mengganti-password-user-lain-di-windows.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memunculkan User Administrator di Windows XP</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/04/memunculkan-user-administrator-di.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/04/memunculkan-user-administrator-di.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 22:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[User Administrator]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/04/memunculkan-user-administrator-di-windows-xp.html</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari ini, saya akan membahas bagaimana cara memunculkan user Administrator pada login screen Windows XP. Karena secara default, selain user account yang Anda buat sendiri sebuah account administrator akan dibuat pada saat proses instalasi Windows XP. Account administrator ini bisa Anda gunakan untuk mengatur sistem jika user account Anda sendiri mengalami masalah. Namun, account [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hari ini, saya akan membahas bagaimana cara memunculkan user Administrator pada login screen Windows XP. Karena secara default, selain user account yang Anda buat sendiri sebuah account administrator akan dibuat pada saat proses <a title="install Windows XP dari Flashdisk" href="http://www.mypc-spot.com/2009/11/install-windows-7-dari-flashdisk.html" target="_blank">instalasi Windows XP</a>. Account administrator ini bisa Anda gunakan untuk mengatur sistem jika user account Anda sendiri mengalami masalah. Namun, account administrator ini tidak terlihat pada jendela user account atau pada login screen Windows XP. Bagaimana cara memunculkan account administrator Windows XP Anda?<span id="more-203"></span></p>
<p>Ada beberapa cara untuk menampilkan account administrator pada Windows XP. Beberapa cara tersebut saya rasa cenderung mudah dilakukan. Saya yakin Anda bisa melakukannya. Berikut cara memunculkan account administrator Windows XP Anda.</p>
<ol>
<li>Safe Mode<br />
Cara yang pertama adalah dengan masuk ke safe mood. Biasanya jika Anda masuk ke safe mode windows XP, pada login screen Anda akan menemukan user account Administrator. Bagaimana cara masuk ke safe mode? Untuk masuk ke safe mode, pada saat komputer mulai boot ke Windows XP, tepatnya sebelum jendela login screen muncul, tekan tombol F8 pada keyboard secara terus menerus. Setelah itu, akan muncul jendela berwarna hitam yang berisi beberapa pilihan. Pilih safe mode pada jendela itu, dengan menekan tombol panah keyboard dan ssetelah safe mode terpilih, tekan Enter.</p>
<p>Pada saat Anda mulai masuk ke safe mode, pada login screen Anda akan melihat account Administrator selain account Anda sendiri. Klik icon account tersebut untuk masuk ke account Administrator.</li>
<li>Menggunakan Kombinasi Keyboard Ctrl+Alt+Del<br />
Selain melalui safe mode, ada cara lain masuk ke account Administrator yaitu dengan menggunakan tombol kombinasi keyboard Ctrl+Alt+Del. Caranya, pada saat jendela login screen atau welcome Windows XP muncul, tekan tombol kombinasi Ctrl+Alt+Del sebanyak 2 (dua) kali. Maka akan muncul jendela login klasik. Masukkan Username Administrator dan password (jika menggunakan password).</li>
<li>Menambahkan Value pada Registry<br />
Cara yang ketiga untuk menampilkan user Administrator pada Windows XP adalah dengan memasukkan sebuah value pada Registry Windows. Caranya, klik Start »» Run, ketik &#8220;regedit&#8221; (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter. Pada jendela Registry Editor buka key <em>HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserList</em>. Pada sisi sebelah kanan, klik kanan pada area kosong, pilih New »» DWORD value.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459610176401019458" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 231px; height: 128px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S8Ruh3h9kkI/AAAAAAAABlM/z85MMuJ3jMo/s400/buat_dword_value_baru.png" alt="Buat DWORD value baru" /><br />
Kemudian berikan value baru tersebut dengan nama &#8220;Administrator&#8221; (tanpa tanda kutip). Setelah itu, klik dua kali value yang baru Anda buat untuk memberikan nilainya dan masukkan angka 1 pada input value di jendela Edit DWORD. Klik OK.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459610180874044850" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 324px; height: 199px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S8RuiIMahbI/AAAAAAAABlU/Oyr2qqHE9fI/s400/edit_administrator_dword_value.png" alt="edit administrator dword value" /><br />
Terakhir tutup Registry Editor. Sekarang cobalah melakukan log off atau restart komputer Anda, untuk mengetahui apakan user Administrator sudah muncul pada login screen? Jika ya berarti semuanya berhasil. Jika belum, cobalah memeriksa key yang Anda buat pada registry tadi. Pastikan semuanya benar.</li>
</ol>
<p>Sekian tips cara menampilkan user account administartor pada jendela login screen Windows XP. Sedikit catatan buat Anda, tips ini saya buat dengan berasumsi bahwa pada saat instalasi Windows XP, Anda membuat user account lain selain account Administrator. Atau Anda tidak menggunakan atau membuat account dengan nama Administrator. Semoga berguna buat Anda dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/04/memunculkan-user-administrator-di.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghapus atau Menambahkan OS dengan EasyBCD</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 22:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Download Software]]></category>
		<category><![CDATA[EasyBCD]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen OS]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan-easybcd.html</guid>
		<description><![CDATA[Pada posting Kofigurasi Boot dengan EasyBCD saya berjanji akan memposting cara menggunakan EasyBCD. Namun, setelah posting tersebut saya malah memposting tentang cara mengkostumisasi taskbar preview Windows 7. Hal ini karena kebetulan saya lagi sibuk sehingga tidak sempat membuat tutorial EasyBCD dan kebetulan artikel tentang taskbar preview windows 7 telah saya buat sebelumnya jadi saya post [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada posting <a title="Kofigurasi Boot dengan EasyBCD" href="http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html">Kofigurasi Boot dengan EasyBCD</a> saya berjanji akan memposting cara menggunakan EasyBCD. Namun, setelah posting tersebut saya malah memposting tentang cara mengkostumisasi taskbar preview Windows 7. Hal ini karena kebetulan saya lagi sibuk sehingga tidak sempat membuat tutorial EasyBCD dan kebetulan artikel tentang taskbar preview windows 7 telah saya buat sebelumnya jadi saya post saja terlebih dahulu. Saking sibuknya, juga tidak sempat mencari backlink untuk <a title="Negeriads.com solusi berpromosi" href="http://www.mypc-spot.com/2010/03/negeriadscom-solusi-berpromosi-online.html">Negeriads.com solusi berpromosi</a>. Saya belum sepat ngecek juga posisinya sekarang.<span id="more-201"></span></p>
<p>Tutorial EasyBCD sekarang ini lebih saya tekankan kepada cara menghapus sebuah operating system (OS) dari daftar boot dan juga cara menambahkan OS ke dalam daftar boot. Sebelumnya saya juga sudah pernah membahas tentang <a title="cara menghapus salah satu OS dari daftar boot" href="http://www.mypc-spot.com/2010/01/menghapus-salah-satu-os-dari-daftar.html">cara menghapus salah satu OS dari daftar boot</a>. Namun, artikel tersebut hanya untuk komputer yang menggunakan OS Windows XP. Bagi Anda yang menggunakan OS Windows 7 atau Vista sebagai primary boot, mungkin sedikit kesulitan untuk menghapus atau mengambah OS ke daftar boot. Sebab, file boot.ini tidak ada lagi pada Windows 7 dan Vista.</p>
<p>Oleh karena itu, maka pada artikel komputer kali ini saya akan membahas masalah tersebut dengan menggunakan EasyBCD. Biar ga bertele-tele, berikut cara menghapus atau menambahkan OS ke daftar boot dengan EasyBCD:</p>
<ol>
<li>Buka EasyBCD. Jika Anda belum mempunyainya silahkan baca postingan terdahulu.</li>
<li>Pada jendela EasyBCD klik tombol &#8220;Add/Remove Entries&#8221; yang berada pada sisi sebelah kanan jendela.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457753491653684370" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 275px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S73V4l2qbJI/AAAAAAAABko/r2EAuVrwJLg/s400/add_remove_entries.gif" alt="Menambahkan atau menghapus OS" /></p>
<li>Kemudian pada sisi kanan jendela, Anda akan melihat beberapa OS pada daftar boot.</li>
</ol>
<p>Melalu jendela inilah Anda nantinya bisa menghapus atau menambah OS ke daftar boot Anda. Pada jendela ini Anda bisa melihat 2 buah bagian yaitu Manage Existing Entries dan Add Entry. Pada bagian pertama Anda bisa menghapus entry OS dan merubah urutan OS dari daftar boot. Pada bagian Add Entries, Anda bisa menambahkan OS ke dalam daftra boot. Berikut saya berikan tutorial dari masing-masing fungsi tersebut.</p>
<p><strong>Menghapus OS dari daftar boot</strong><br />
Untuk menghapus OS dari daftar boot ikuti langkah-langkah berikut</p>
<ol>
<li>Masih pada jendela yang sama, pilih salah satu OS yang ingin Anda hapus pada daftar yang tersedia dengan mengkliknya.</li>
<li>Setelah itu klik, klik tombol Delete yang berada dibagian atas.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457763598588138338" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 370px; height: 193px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S73fE5HnU2I/AAAAAAAABk4/9Neg1ZbsH14/s400/menghapus_os.gif" alt="Menghapus OS dari dafta boot" /></ol>
<p>Selesai. Kini coba restart komputer Anda. Apakah OS yang telah Anda hapus masih kelihatan pada daftar boot? Saya yakin OS tersebut tidak kelihatan lagi.</p>
<p><strong>Menambahkan OS ke daftar boot</strong><br />
Selain menghapus OS dari daftar boot, seperti yang saya sebutkan tadi, EasyBCD juga bisa menambahkan OS ke daftar boot. Misalkan Anda mengistall Ubuntu sebelum menginstall Windows 7 atau XP. Maka boot loader Windows 7 tidak akan mengenali Ubuntu. Untuk itu Anda harus menambahkan Ubuntu ke daftar boot. Untuk menambah OS ikuti langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Kembali lagi ke jendela EasyBCD pada bagian Add/Remove Entries. Di bawah Manag Existing Entries tadi Anda bisa melihat Add Entris.</li>
<li>Untuk menambahkan OS Linux dalam contoh ini saya memakai Ubuntu, klik tab Linux. Jika ingin menambahkan OS lain selain Linux, Anda bisa mengklik masing-masing tab sesuai dengan jenis OS yang ingin Anda tambahkan.</li>
<li>Pada tab Linux ini, pilih Grub pada input Type. Kemudian berikan nama pada OS tersebut agar gampang dikenali melalui input Name. Misalnya Ubuntu 9.10.</li>
<li>Lalu pada Drive, pilih partisi Anda yang sudah terinstall dengan Ubuntu. Dalam komputer saya, saya memilih Partition 2 (Linux Native 14GB).</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457763593923736258" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 361px; height: 177px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S73fEnviMsI/AAAAAAAABkw/T-YniPPFBU4/s400/menambahkan_os.gif" alt="Menambahkan OS ke daftar boot" /></p>
<li>Kemudian klik tombol Add Entry. Setelah itu Anda akan melihat Ubuntu telah berada pada daftar Manage Existing Entries.</li>
</ol>
<p>Sekarang restart komputer. Pada saat boot cobalah memilih OS yang Anda tambahkan tadi. Apakah Anda bisa masuk ke OS tersebut? Jika ya berarti semuanya berjalan dengan baik. Jika tidak, coba periksa partisi yang Anda pilih tadi, mungkin terjadi salah pilih partisi.</p>
<p>Sekian cara menambahkan OS kedalam daftar boot sekaligus cara menghapus OS dari daftar boot. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/04/menghapus-atau-menambahkan-os-dengan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi Boot dengan EasyBCD</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 01:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[EasyBCD]]></category>
		<category><![CDATA[Konfigurasi Boot]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen OS]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saya telah memposting artikel mengenai manajemen OS (Operating System) yaitu mengenai Cara menghapus OS dari daftar Boot. Namun, pada tutorial tersebut saya hanya menyebutkan bagaimana menghapus salah satu OS dari dual boot Windows XP. Sedangkan untuk menghapus OS dari dual boot Windows XP dan Windows Vista atau Windows XP dan Windows 7 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu saya telah memposting artikel mengenai manajemen OS (Operating System) yaitu mengenai <a title="Cara menghapus OS dari daftar Boot" href="http://www.mypc-spot.com/2010/01/menghapus-salah-satu-os-dari-daftar.html" target="_blank">Cara menghapus OS dari daftar Boot</a>. Namun, pada tutorial tersebut saya hanya menyebutkan bagaimana menghapus salah satu OS dari dual boot Windows XP. Sedangkan untuk menghapus OS dari dual boot Windows XP dan Windows Vista atau Windows XP dan Windows 7 belum saya bahas. Kenapa?<span id="more-199"></span></p>
<p>Manajemen OS pada dual boot Vista dan XP atau dengan Windows 7 caranya agak sedikit berbeda. Terutama untuk menghapus OS dari daftar boot. Hal ini karena boot manager pada dual boot Vista dan XP akan diletakkan pada partisi Windows Vista yang akan otomatis menimpa boot manager Windows XP. Namun, pada Windows Vista maupun Windows 7 tidak terdapat lagi file Boot.ini. Untuk melakukan manajemen boot Anda bisa  menggunakan fasilitas Startup dan Recovery bawaan Windows yang terdapat pada system properties. Namun, pada fasilitas tersebut, saya tidak menemukan tombol untuk melakukan edit terhadap konfigurasi boot (terutama Vista dan Windows 7). Anda hanya bisa melakukan perubahan terhadap default OS yang akan di load serta melakukan perubahan timeout saja. Untuk melakukan modifikasi terhadap konfigurasi boot pada Vista atau Windows 7, memang disediakan sebuah tool yaitu &#8220;Bcdedit&#8221;. Sayangnya, melakukan modifikasi boot melalui Bcdedit menurut saya agak susah.</p>
<p>Nah, untuk mengatasi masalah tersebut atau agar lebih mudah melakukan modifkasi (perubahan) konfigurasi boot pada dual OS XP dan Vista atau XP dan Windows 7 atau Windows Vista dan Windows 7, ada sebuah software yang bagus untuk melakukannya. Nama software untuk melakukan perubahan terhadap konfigurasi boot ini ada EasyBCD. EasyBCD mempunyai fitur yang banyak untuk melakukan konfigurasi boot, mulai dari merubah default OS, Bootloader timeout, menghapus salah satu OS dari daftar boot, manjemen bootloader, melakukan diagnosis, dan masih banyak fitur-fitur lainnya. Cara menggunakannya pun saya rasa sangat mudah sekalipun Anda tdak ahli dibidang ini.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456465161661863810" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 337px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7lCJ6omV4I/AAAAAAAABj4/dnnR0uZXZUg/s400/EasyBCD.png" alt="Konfigurasi Boot lebih mudah dengan EasyBCD" /><br />
Selain itu, EasyBCD juga bisa mengenali partisi Linux. Anda bisa menambahkan OS Linux dalam daftar boot. Saya telah mencoba menambah kan Ubuntu dalam daftar boot tersebut. Biasanya jika kita menggunakan dual boot Windows dan Ubuntu, Windows tidak akan mengenali partisi Ubuntu. Untuk masuk ke desktop ubuntu, kita mesti mengubah urutan boot dari bios. Namun, dengan EasyBCD semuanya jadi mudah.</p>
<p>Cara menggunakan EasyBCD dan tutorial manajemen OS dan konfigurasi boot dengan EasyBCD akan saya bahas pada <a title="artikel komputer" href="http://www.mypc-spot.com/">artikel komputer</a> mendatang. Jadi mulailah berlangganan artikel blog ini untuk mendapatkan update artikel tersebut. Jika Anda ingin segera menggunakan EasyBCD, silahkan download EasyBCD di <a rel="nofollow" href="http://neosmart.net/dl.php?id=1" target="_blank">Neosmart.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/04/konfigurasi-boot-dengan-easybcd.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Uninstall Client Service for NetWare</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/04/cara-uninstall-client-service-for.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/04/cara-uninstall-client-service-for.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 22:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Client Service for NetWare]]></category>
		<category><![CDATA[Logon Srceen]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/04/cara-uninstall-client-service-for-netware.html</guid>
		<description><![CDATA[Client Service for NetWare? Mungkin Anda kurang familiar dengan nama tersebut dan mungkin banyak juga yang sudah tahu. Namun sekarang Dunia Komputer tidak akan membahas apa Client Service for NetWare. Pada artikel komputer kali ini saya ingin membahas bagaimana cara melakukan Uninstall Client Service for NetWare. Cara Uninstall Client Service for NetWare ini merupakan pertanyaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Client Service for NetWare? Mungkin Anda kurang familiar dengan nama tersebut dan mungkin banyak juga yang sudah tahu. Namun sekarang Dunia Komputer tidak akan membahas apa Client Service for NetWare. Pada artikel komputer kali ini saya ingin membahas bagaimana cara melakukan Uninstall Client Service for NetWare. Cara Uninstall Client Service for NetWare ini merupakan pertanyaan dari teman <a title="Dunia Komputer Facebook fan Page" href="http://www.facebook.com/duniakomputer" target="_blank">facebook Dunia Komputer</a>. Kenapa mesti di unsitall? Client Service for NetWare mengakibatkan hilangnya Welcome Screen dengan ditandai login screen berubah. Begitu juga dengan proses shutdown komputer berubah.<span id="more-196"></span></p>
<p>Jika Anda menghidupkan komputer dengan Windows XP, biasanya Anda menemukan welcome screen ketika akan masuk ke Windows.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455153176832169826" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 193px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SY6WRs12I/AAAAAAAABi0/w_bMYgtXjUU/s400/welcome_screen.png" alt="Welcome Screen" /><br />
Namun, ketika Client Service for NetWare terinstall pada komputer, jendela login screen berubah. Jendela login yang biasanya tidak meminta Anda memasukkan username dan password, kini malah meminta username dan password. Padahal Anda tidak pernah menggunakan password.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455153172490349922" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 232px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SY6GGh7WI/AAAAAAAABis/NuS53IH7DK8/s400/logon_classic.png" alt="Logon Klasik" /></p>
<p>Begitu juga dengan proses shutdown atau restart berubah. Biasanya begitu Anda mengklik tombol Shutdown pada start menu, Windows akan memberikan sebuah pilihan Standby, Shutdown atau Restart. Anda tinggal mengklik salah satu icon pada jendela pilihan tersebut.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455159025170193730" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 314px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SeOxCJHUI/AAAAAAAABi8/HqCLbROUQws/s400/Shutdown.png" alt="Shutdown" /><br />
Namun, ketika Client Service for NetWare terinstall, proses tersebut berubah, Anda akan melihat sebuah jendela dan mesti memilih Shutdown pada sebuah dropdown box dan klik tombol OK. Setelah itu, Windows baru mulai melakukan Shutdown.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455148283256106562" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px; height: 195px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SUdgSP7kI/AAAAAAAABh8/YVyqfU_H8tU/s320/jendela_shutdown_klasik.png" alt="Jendela Shut Down berubah" /><br />
Untuk merubah cara shutdown, restart atau log off Windows XP, biasanya Anda bisa melakukannya melalui User Account. Pada jendela User Account klik tulisan &#8220;Change the way user log on or off&#8221;. Namun, ketika Client Service for NetWare masih terinstall, akanmuncul sebuah pesan yang menyatakan Client Service for NetWare menonaktifkan Welcome Screen dan Fast User Switching.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455148284558750258" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px; height: 65px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SUdlI0sjI/AAAAAAAABh0/yNVIh9aGsmk/s320/error_message.png" alt="error message" /><br />
Pada jendela selanjutnya, dimana Anda biasanya bisa memberikan tanda cek pada pilihan, use the welcome screen untuk mengaktifkan Welcome Screen, namun jendela logon options tidak aktif.</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455151056560965058" style="display: block; border: 1px solid #dddddd; padding: 5px; margin: 5px auto; text-align: center; width: 400px; height: 204px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SW-7ppxcI/AAAAAAAABik/svKtd5I1ES4/s400/logon_options_tidak_aktif.png" alt="Logon options tidak aktif" /><br />
Berdasarkan kasus diatas, agar kita bisa mengembalikan welcome screen pada Windows XP, Anda mesti melakukan Uninstall Client Service for NetWare. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Buka Contorl Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.</li>
<li>Pada jendela Network Connections, klik kanan icon Network adapater Anda. Biasa bertulisakan Local Area Connection. Kemudian pilih Properties.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455151039781642914" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 307px; height: 245px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SW99JJoqI/AAAAAAAABiM/j5YAoRYXbW0/s400/local_area_connection.png" alt="Local Area Connection" /></p>
<li>Pada jendela Properties, pilih Client Service for NetWare dan klik tombol Uninstall. Jika muncul sebuah dialog klik Yes.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455151041413354066" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 326px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SW-DOLklI/AAAAAAAABiU/dMaTabsUtnA/s400/local_area_connection_properties.png" alt="Local Area Connectin Properties" /></p>
<li>Setelah proses selesai, Anda akan diminta untuk me-restart komputer. Klik Yes untuk melakukan Restart.</li>
<li>Setelah komputer Restart, masuk ke Control Panel »» User account.</li>
<li>Pada jendela User Account, klik tulisan &#8220;Change the way user log on or off&#8221;.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455151034759062210" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 270px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SW9qbrIsI/AAAAAAAABiE/jjt2N_tiSQw/s400/change_the_users_log_on_or_of.png" alt="Change Log On and Off" /></p>
<li>Di jendela selanjutnya, berikan tanda cek (rumput) pada &#8220;Use the Welcome screen&#8221; dan &#8220;Use fast user switching&#8221;. Biasanya pilihan kedua ini akan langsung tertandai jika Anda menandai &#8220;Use the Welcome screen&#8221; tadi.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455151052946195490" style="display: block; border: 1px solid #dddddd; padding: 5px; margin: 5px auto; text-align: center; width: 400px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7SW-uL0xCI/AAAAAAAABic/2sJ4EDPKTbI/s400/logon_logoff_options.png" alt="Logon Options" /></ol>
<p>Semuanya selesai. Kini cobalah melakukan restart lagi untuk mengetahui apakah semuanya berhasil? Jika Welcome Screen telah kembali dan Anda tidak menemukan jendela login yang klasik lagi, berarti semuanya beres.</p>
<p>Namun, saya ingatkan sedikit! Pastikan fitur Client Service for NetWare tidak digunakan oleh aplikasi apapun. Jika Anda melakukan uninstall Client Service for NetWare, mungkin mengakibatkan aplikasi tersebut tidak berjalan.</p>
<p>Sekian tutorial cara melakukan uninstall Client Service for NetWare yangtujuannya mengembalikan Welcome Screen Windows dan mengaktifkan kembali User Fast Switching. Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/04/cara-uninstall-client-service-for.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghapus Item pada Menu Konteks New</title>
		<link>http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html</link>
		<comments>http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gus Adit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Windows XP]]></category>
		<category><![CDATA[Konteks Menu]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Tweak]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Anda mengklik kanan di area kosong pada Desktop atau Windows Explorer biasanya Anda akan menemukan menu konteks (Context Menu) New. Dengan menu konteks New ini Anda lebih mudah untuk membuat shortcut, folder dan dokumen baru pada Explorer atau Desktop. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah program yang Anda install pada komputer, jumlah subitem pada context [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Anda mengklik kanan di area kosong pada Desktop atau Windows Explorer biasanya Anda akan menemukan menu konteks (Context Menu) New. Dengan menu konteks New ini Anda lebih mudah untuk membuat shortcut, folder dan dokumen baru pada Explorer atau Desktop. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah program yang Anda install pada komputer, jumlah subitem pada context menu New inipun bertambah banyak. Ketika jumlahnya sudah terlalu banyak, tampilan subitem dari menu konteks New pun akan tidak bagus. Dan mungkin banyak pula dari submenu tersebut tidak Anda butuhkan. Bagaimana cara menghapus beberapa item pada Menu Konteks (Context Menu) New tersebut? Agar subitem menu konteks New menampilkan item yang hanya kita perlukan.<span id="more-195"></span></p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409129188656994" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0NEzwB2I/AAAAAAAABhU/HfiEHgUJSV0/s400/context_menu_new.png" alt="konteks menu New dengan banyak item" /><br />
Untuk mengapus atau menonaktikan item pada menu konteks New pada Windows, Anda bisa mengguankan sebuah software (freeware) yang bernama ShellMenuNew. Software ini dibuat oleh Nirsoft.com. Cara penggunaan ShellMenuNew tidaklah sulit. Anda tinggal mendownload programnya terlebih dahulu (link download di akhir artikel) dalam bentuk zip, kemudian mengekstraknya lalu menjalankannya. ShellMenuNew tidak membutuhkan proses instalasi.</p>
<p>Bagaimana cara menggunakan ShellMenuNew untuk menonaktifkan submenu menu konteks New? Berikut saya sajikan sedikit tutorialnya:</p>
<ol>
<li>Jalankan program ShellMenuNew.</li>
<li>Pada jendela aplikasi ini, Anda akan melihat item-item yang terdaoat pada menu konteks New.</li>
<li>Untuk menonaktifkan atau menghapus salah satu item dari daftar kontek menu New, klik kanan pada item tersebut dan pilih &#8220;Disable selected Menu Items&#8221;. anda juga bisa menggunakan shortcut dengan menekan tombol F7 pada keyboard.</li>
<li>Jika Anda ingin menonaktifkan beberapa menu sekaligus, Anda bisa memilih sebuah menu terlebih dahulu dan sambil menekan tombol Ctrl pilih item lainnya hingga semua item yang ingin Anda hilangkan dari daftar terpilih. Setelah itu, klik kanan dan pilih &#8220;Disable selected Menu Items&#8221;.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409148861779954" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0OOGMD_I/AAAAAAAABhk/IB5Y47PEcmo/s400/disable_context_menu_new_subitem.png" alt="Menghapus Item pada Menu Konteks New" /></p>
<li>Jika suatu saat Anda ingin mengembalikan item tersebut muncul kembali di daftar subitem menu konteks new, lakukan cara yang sama. Namun, yang Anda pilih adalah &#8220;Enable selected Menu Items&#8221;.</li>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409150947761698" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0OV3hniI/AAAAAAAABhs/eM2ZpfyVbtA/s400/enable_context_menu_new_subitem.png" alt="Mengaktifkan kembali Item pada Menu Konteks New" /></ol>
<p>Sekarang coablah mengakses menu konteks New dengan mengklik diarea kosong desktop dan sorot pada menu New. Apakah jumlah subotemnya sudah berkurang?</p>
<p><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454409139084999922" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VxPn_fx8peU/S7H0NprOPPI/AAAAAAAABhc/gSI2yg440GQ/s400/context_menu_new2.png" alt="konteks menu New dengan sedikit item" /><br />
Bagaimana? Gampang sekali bukan menghapus atau menghilangkan item dari konteks menu New? Software ini bisa Anda gunakan untuk mengurangi jumlah subitem menu konteks New pada Window 2000, XP, Vista dan Windows 7. Tertarik untuk segera mencobanya? Langsung saja donwload softwarenya melalui link di bawah!</p>
<p><a title="Download ShellMenuNew" rel="nofollow" href="http://www.nirsoft.net/utils/shell_menu_new.html" target="_blank">Download ShellMenuNew</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mypc-spot.com/2010/03/menghapus-item-pada-menu-konteks-new.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
